Home » » Tiga gol ke Korut tak menolong Pantai Gading (3-0)

Tiga gol ke Korut tak menolong Pantai Gading (3-0)

Written By Haris Ahmad on Saturday, June 26, 2010 | 1:05 PM

Image
Meski kecewa, pelatih Pantai Gading Sven Goran Eriksoon tetap bangga dengan perjuangan dan semangat anak asuhnya selama penyisihan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Kemenangan besar Pantai Gading atas Korea Utara 3-0 pada penyisihan terakhir Grup G di Stadion Mbombela, Nelspruit, Jumat (25/6) malam, belum mampu menolong tim berseragam hijau putih lolos ke babak 16 besar. Karena, pada waktu yang sama, Brazil bermain imbang tanpa gol dengan Portugal. Alhasil Brazil menjadi juara grup dengan nilai tujuh, Portugal runner up dengan tabungan lima angka dan mendampingi Brazil melaju ke babak perdelapan final. Sementara Pantai Gading hanya menempati posisi tiga klasemen dengan empat angka.
Kemenangan telak tiga gol tanpa balas tetap tidak dapat menolong tim yang juga wakil dari benua Afrika ini. Seperti prediksi sebelumnya, Pantai Gading butuh mencetak sembilan atau 10 gol ke gawang Korea Utara, dan Brazil menang atas Portugal.
Turun dengan semua kekuatan lengkap, Pantai Gading langsung mengebrak Korut. Beberapa peluang didapatkan Pantai Gading. Gol Pantai Gading dicetak oleh Yaya Toure (14"), Romaric (20") dan Salomon Kalou (82"). Korut sempat mendapatkan peluang, namun belum mampu dimaksimalkan oleh Korut.
"Kami mencetak tiga gol sapu bersih. Kami ada di grup yang sulit. Saya pikir kami sudah bermain bagus. Para pemain harus bangga pada dirinya sendiri. Dan negara juga harus bangga terhadap mereka (pemain)," kata Eriksoon, Sabtu (26/6) pada situs goal.com.
Eriksson, yang baru ditunjuk sebagai pelatih Pantai Gading tiga bulan lalu, juga percaya bahwa tim ini memiliki masa depan yang gemilang. Apalagi pemain-pemain yang dimiliki memiliki talenta luar biasa dan dapat lebih baik untuk masa berikutnya. "Pantai Gading adalah tim yang bagus dan saya pikir ada masa depan sepakbola disini,"tambah Eriksoon.
Tidak berarti
Hal sama juga dirasakan kapten Pantai Gading Didier Drogba, meski kecewa dia tetap puas dengan perjuangan rekanrekannya selama mengikuti Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Namun meski menang dengan tiga gol tetap tidak ada artinya bagi Pantai Gading."Piala Dunia bagi kami sekarang sudah selesai," kata Didier Drogba, Sabtu (26/6) pada situs goal.com.
Meski demikian dia tetap bangga dan pada laga sebelumnya juga menyulitkan Brazil dan Portugal. Portugal ditahan imbang tanpa gol, kemudian Pantai Gading kalah dari Brazil 1-3. "Akan tetapi saya pikir kami tetap harus bangga dengan apa yang sudah kami lakukan ketika melawan Portugal dan berhadapan dengan Brazil, meskipun kami kalah dan itulah hari ini,"tambah Drogba. Tergabung dalam grup maut bersama Brazil dan Portugal yang merupakan tim favorit juara, Drobga menilai Pantai Gading yang kalah kelas dari dua rivalnya itu sulit bisa bertahan.
"Sungguh sulit untuk kami bisa lolos, dan saya pikir ranking FIFA telah menjelaskannya. Kami memang kecewa tapi di saat yang sama kami tidak boleh terlalu kecewa ketika kami berada di grup (keras) semacam ini,"pungkas Drogba. Tahun 2010 adalah kali kedua secara beruntun Pantai Gading mengikuti ajang Piala Dunia. Pada turnamen empat tahun lalu, mereka juga tersisih di fase awal karena lagi-lagi tergabung di grup maut bersama Argentina, Belanda dan Serbia- Montenegro. 


KOREA UTARA

Ri Myong Guk  5,5  -- Gugup dan kurang tenang dalam menjaga tiap jengkal gawangnya.

Cha Jong Hyok  6  -- Beberapa kali direpotkan pergerakan Gervinho, tapi lambat laun permainannya menyatu dengan kolektivitas pertahanan tim.

Ri Jun Il  5,5
  -- Membangun koletivitas lini pertahanan dengan baik, tapi tak bisa mencegah Salomon Kalou mencetak gol ketiga ke gawang timnya.

Ri Kwang Chon  6,5  -- Relatif baik dalam mengawal pergerakan Didier Drogba. Paling tidak striker andalan Pantai Gading itu tidak dibiarkan leluasa mendapatkan umpan bola atas dari rekan setimnya.

Pak Chol Jin  5,5  -- Bersama trio bek lainnya, Chol Jin jarang meninggalkan wilayah sendiri. Beberapa kali tak sanggup menghadang pergerakan Boka di kanan pertahanan.

Mun In Guk  5,5  -- Banyak dilewati Gervinho dan Emmanuel Eboue dalam pertandingan. Tapi berkat kolektivitas tim, kelemahannya dalam penjagaan orang per orang terbantu.

Pak Nam Chol  6,5  -- Naik turun lapangan, meski kadang tak terlalu sukses menghambat alur permainan lawan.

Ji Yun Nam  6  -- Tampil lebih ke dalam dan menjadi palang pertahanan.

An Yong Hak  6
  -- Biasanya muncul sebagai orang ketiga di sepertiga akhir lapangan, tapi kali ini Yong Hak lebih banyak terpaku di wilayah sendiri.

Hong Yong Jo  7
  -- Pemain terbaik Korea Utara dalam pertandingan ini. Beberapa kali mampu merebut bola dari penguasaan lawan dan memulai serangan tim.

Jong Tae Se  6,5
  -- Kecepatan dan kehandalan tembakan Tae Se tak berubah seperti dua pertandingan terdahulu. Hanya, kurang bantuan dari rekan-rekan setim untuk bisa mencetak gol.

Pemain pengganti:
Choe Kum-Chol  7  -- Sedikit menggiatkan tekanan Korea Utara, sebuah tendangannya dapat dikuasai dengan baik oleh Boubacar Barry.


PANTAI GADING

Boubacar Barry  7
  -- Selain Tae Se, tak pernah mendapat percobaan berarti dari para pemain lawan.

Arthur Boka  7,5  -- Tampil jauh menekan lawan di garis pertahanan sendiri, Boka dapat meminimalisir ancaman dari sektornya.

Emmanuel Eboue  7,5
  -- Sama seperti Boka, Eboue lebih banyak terlibat dalam membantu serangan tim.

Didier Zokora  7  -- Jarang mendapat tekanan dari penyerang Korea Utara, kecuali beberapa kali mengantisipasi kecepatan Tae Se.

Kolo Toure  7  -- Sulit dilewati pemain lawan dan beberapa kali naik menunjang serangan.

Yaya Toure  8  -- Sangat nyaman berada sebagai jangkar tim. Awal serangan Pantai Gading selalu dimulai dari kakinya. Gol yang diciptakan Yaya berhasil membangkitkan semangat rekan-rekan setim.

Ndri Romaric  7  -- Inisiatifnya membantu serangan berbuah gol kedua Pantai Gading. Tapi, setelah gol tersebut Romaric jadi relatif pendiam.

Cheik Tiote  7  -- Menjaga keseimbangan di lini tengah karena banyak rekan setimnya bernafsu mengejar gol.

Kader Keita  6  -- Seiring bertambahnya waktu pertandingan, penampilan Keita jauh dari efektif. Wajar jika akhirnya digantikan dengan Salomon Kalou.

Gervinho  7  -- Bayak peluang lahir dari kakinya, jika lebih efektif lebih banyak gol yang bisa diciptakan Pantai Gading.

Didier Drogba  7  -- Panutan Pantai Gading di atas lapangan. Seharusnya ikut mencetak gol, sayangnya satu golnya dibatalkan karena off-side dan sebuah lagi menerpa mistar.

Pemain pengganti:
Salomon Kalou  7  -- Meski di awal bertanding terlihat terlalu egois, Kalou menemukan waktu yang tepat saat menyambut umpan Boka dan menciptakan gol ketiga tim.

Aruna Dindane  7 
 -- Mempertajam serangan Pantai Gading dari sayap kanan.

Seydou Doumbia  n/a  -- Baru bermain sejak menit ke-79.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger