Home » » Belanda paksa Brazil pulang kampung (2-1)

Belanda paksa Brazil pulang kampung (2-1)

Written By Haris Ahmad on Saturday, July 3, 2010 | 8:15 AM

Tertinggal lebih dulu tak membuat Belanda patah arang saat melawan Brasil di babak perempatfinal Piala Dunia 2010 di Nelson Mandela Bay Stadium, Jumat (2/7) malam WIB. Gol keberuntungan di awal babak kedua menjadi momentum kebangkitan De Oranje untuk meraih kemenangan 2-1.

Dengan hasil ini, Belanda menjadi tim pertama yang sukses melangkah ke semifinal Piala Dunia 2010. Kesuksesan Belanda ini terbilang luar biasa, mengingat De Oranje sebelumnya sempat tertinggal 0-1 dari Brasil yang lebih dulu sukses memecah kebuntuan.

Baik Belanda maupun Brasil mematahkan berbagai prediksi banyak pengamat akan gaya pragmatis yang akan diterapkan dalam laga ini. Faktanya, baik Carlos Dunga maupun Bert van Marwijk menyuguhkan permainan terbuka dengan tampil menyerang penuh sejak menit awal.

Keunggulan Brasil lewat Robinho di menit 10 menjadi sia-sia berkat penampilan gemilang Wesley Sneijder. Koyaknya jalan Brasil di menit 53 berawal dari umpan silang pemain Inter Milan itu, meski sebenarnya tak lepas dari faktor keberuntungan. Kiper Julio Cesar melakukan blunder yang mengakibatkan Felipe Melo gagal mengantisipasi bola dengan sempurna, sehingga masuk ke gawang sendiri. Inilah adalah gol bunuh diri pertama Brasil sepanjang 97 laga Piala Dunia sejak 1930.

Namun terlepas dari itu, penampilan Sneijder patut diacungi jempol. Karena dari kepala gelandang serang enerjik inilah gol kedua Belanda lahir di menit 68. Gol tersebut pun menjadikan Sneijder sebagai pemain kedua di Piala Dunia yang membobol kiper dari klub yang sama, setelah Zinedine Zidane ke gawang Iker Casillas pada 2006.

Petaka akhirnya benar-benar menyelimuti kubu Selecao setelah Felipe Melo mendapat kartu merah di menit ke 73 karena menginjak Robben. Usaha untuk menyamakan kedudukan semakin sulit dengan hanya 10 pemain. Apalagi suhu pertandingan sudah meningkat memanaskan Nelson Mandela Bay Stadium sejak terciptanya gol kedua Belanda.

Tak ada yang bisa diharapkan Carlos Dunga meski sempat melakukan pergantian pemain, dengan memasukkan Nilmar dan menarik Luis Fabiano di menit 77. Bahkan konsentrasi pasukan Samba yang terpusat di lini depan nyaris membuat Belanda menghadirkan gol tambahan. Beruntung, para 'meneer' itu sudah tak bernafsu membobol jala Cesar untuk ketigakalinya.

Brasil pun harus rela mengakhiri petualangannya di benua hitam untuk kemudian pulang kampung setelah wasit Yuichi Nishimura asal Jepang meniupkan peluit panjang mengakhiri pertandingan.

Bagi Belanda, hasil ini menjadi revans mereka atas kekalahan menyakitkan di semifinal Piala Dunia 1998. Kala itu, Brasil menang 4-2 lewat drama adu penalti. Dan Carlos Dunga menjadi salah satu bagian dari kemenangan tim Samba tersebut.

Belanda Belanda
Maarten Stekelenburg
0
0
6.5
Membuat penyelamatan gemilang ketika membendung tendangan melengkung Kaka. Namun ia beberapa kali membuat kesalahan dalam mengantisipasi tendangan sudut.
Gregory van der Wiel
0
0
6.0
Kurang pengalaman membuat Van der Wiel sempat tegang, sehingga mendapat kartu kuning akibat melakukan diving. Namun mampu memperbaiki performanya.
John Heitinga
0
0
7.0
Tampil bagus di barisan belakang Belanda. Bertarung seperti tidak pernah kehabisan tenaga untuk menghentikan laju serangan Brasil.
Andre Ooijer
0
0
7.0
Membuat Luis Fabiano tidak berkutik, dan mematikan pergerakan Kaka, termasuk mengambil bola secara bersih dari pemain kunci Brasil itu.
Giovanni van Bronckhorst
0
0
6.0
Selalu membuang bola jauh dari pertahanan Belanda ketika si kulit bundar dalam penguasaannya. Pengalamanya mampu membuat dia bertarung melawan Maicon dan Dani Alves.
Nigel De Jong
0
0
7.0
Berusaha semaksimal mungkin mencegah bola dikuasai lini tengah Brasil. Membuat pelanggaran tak perlu, sehingga diganjar kartu kuning. Mampu mengendalikan emosi.
Mark van Bommel
0
0
7.5
Tidak hanya berperan sebagai pengatur permainan, umpannya kepada Dirk Kuyt nyaris membuahkan gol. Kontribusinya sangat besar bagi tim ketika melakukan serangan.
Arjen Robben
0
0
7.0
Menjadi ancaman Brasil, sehingga mendapat pengawalan ekstra ketat. Gagal mendekati jantung pertahanan lawan, serta membuang beberapa peluang. Namun tetap bermain bagus.
Wesley Sneijder
Terbaik Pertandingan
0
0
8.0
Bintang Belanda di pertandingan ini. Kedua gol merupakan kontribusi Sneijder. Pengaruhnya terhadap irama permainan Belanda di babak kedua sangat besar.
Dirk Kuyt
0
0
7.0
Bekerja lebih keras dari biasanya untuk bertarung dengan Maicon. Tidak segan-segan turun ke sektor pertahanan ketika Belanda mendapat tekanan hebat dari Brasil
Robin Van Persie
0
0
6.0
Sempat tidak memperlihatkan kontribusi ketika Brasil melakukan serangan. Namun menjadi ancaman bagi Brasil di babak kedua.
• Pergantian
Klaas Jan Huntelaar
0
0
Tidak Tersedia
Hanya bermain lima menit
Brasil Brasil
Julio César
0
0
5.0
Memperlihatkan perfoma tidak memuaskan di pertandingan ini. Gagal mengantisipasi tendangan Wesley Sneijder yang membuat kedudukan menjadi imbang. Kesalahan fatalnya ini mengubah keadaan.
Maicon
0
0
6.5
Berusaha untuk membantu serangan Brasil ketika sudah tertinggal dari Belanda. Performa Maicon tidak terlalu mengecewakan di laga ini.
Juan
0
0
5.0
Tampil mengesankan di babak pertama, dan sempat nyaris mencetak gol setelah menerima umpan dari Dani Alves. Namun di babak kedua tampil buruk, sehingga Sneijder dan Van Persie bisa bergerak leluasa.
Lucio
0
0
6.0
Memulai laga dengan baik, namun seperti kehilangan akal di babak kedua. Salah satu pemain Brasil yang menjadi patung ketika Sneijder mencetak gol kedua Belanda.
Michel Fernandes Bastos
0
0
5.0
Beruntung tidak diganjar kartu kuning kedua saat melakukan pelanggaran terhadap Robben. Performa buruknya membuat dia digantikan Gilberto.
Daniel Alves
0
0
5.5
Meperlihatkan rasa tidak takut di jantung pertahanan Belanda, tapi operannya sering tidak terarah dengan baik.
Gilberto Silva
0
0
5.5
Mampu mengendalikan permainan di babak pertama, tapi selalu kehilangan posisi setelah jeda.
Felipe Melo
Terburuk Pertandingan
0
0
4.0
Melakukan perbuatan konyol yang menjadikan Brasil semakin menderita setelah ia diganjar kartu merah. Melo juga berperan dalam gol pertama Belanda yang menyamakan kedudukan.
Kaká
0
0
6.0
Di babak pertama Kaka memperlihatkan kelasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Tapi pengaruhnya terhadap permainan Brasil tak terlalu terlihat.
Robinho
0
0
7.0
Dua kali mengancam pertahanan Belanda, dan satu diantaranya menjadi gol. Namun kurang mendapat dukungan dari rekan satu timnya, sehingga tidak maksimal di babak kedua.
Luis Fabiano
0
0
6.0
Seperti halnya pemain Brasil yang lain, memperlihatkan determinasi bagus di babak pertama, tapi menurun di babak kedua. Akhirnya digantikan Nilmar di babak kedua.
• Pergantian
Gilberto
0
0
5.5
Masuk menggantikan Bastos, tidak terlalu memberikan kontribusi besar dalam menyerang.
Nilmar
0
0
5.0
Masuk menggantikan fabiano, tak memberikan kontribusi besar.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger