Home » » Penyusunan Indikator Kuesioner

Penyusunan Indikator Kuesioner

Written By Haris Ahmad on Friday, April 1, 2011 | 6:01 PM

INDIKATOR DAN INSTRUMEN
IKLIM ORGANISASI
Indikator Deskriptor
Dimensi Psikologikal (X1) Beban kerja
Otonomi
Pemenuhan diri
Perkembangan diri.
Dimensi Struktural (X2) Lingkungan fisik kerja
Suara
Keserasian alat kerja
Dimensi Sosial (X3) Interaksi dengan klien
Rekan kerja
Penyelia.
Dimensi Birokratik (X4) Administrasi pekerjaan
Peraturan-peraturan
Konflik peranan
Kejelasan peranan.
Sumber: Pines, A. 1982. Changing organizations : Is work environment
without burnout an impossible goal ? In W. Paine (ed), Job stress and burnout.
Beverly Hills, CA : Sage.
KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA
Kepemimpinan
Kepemimpinan berorientasi karyawan/consideration (X1)
- Persahabatan
- Saling mempercayai
- Hubungan pemimpin dan bawahan
Kepemimpinan berorientasi tugas/initiating structure (X2)
- Menentukan hubungan
- Menetapkan pola dan saluran komunikasi
- Menguraikan rincian pekerjaan
Kepuasan Kerja (Y)
- Kondisi pekerjaan
- Hubungan rekan kerja
- Supervisi/pengawasan
- Prestasi/karir
- Kompensasi
Sumber:
- Kepemimpinan: Least Preferred Coworker, Buku Gibson, James L., Ivancevich,
Jhon M., dan Donnely Jr., James H. 1992. Organisasi dan Manajemen: Perilaku. Struktur dan Proses. Penerjemah: Djoerban Wahid. Penerbit Erlangga. Jakarta.
- Kepuasan Kerja: Job Description Index, Buku Anwar Prabu Mangkunegara,
Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Bandung, Penerbit Rosdakarya,2000.
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN
1. Kualitas kerja (mengacu pada akurasi dan marjin kesalahan)
2. Kuantitas kerja (mengacu pada jumlah produksi atau hasil)
3. Ketepatan waktu (mengacu pada penyelesaian tugas, dalam waktu yang diperkenankan)
4. Kehadiran dan ketepatan waktu (mengacu pada ketaatan jadwal kerja)
5. Tanggung jawab (mengacu pada penyelesaian tugas dan proyek)
6. Kerja sama dengan yang lain (Mengacu pada kerja sama dan komunikasi dengan penyelia dan rekan kerja)
Sumber: “Formulir Penilaian Kinerja Karyawan” dari Buku Manajemen Sumber Daya Manusia Menghadapi Abad ke-21, Edisi Ke Enam jilid 2, Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1996, hal. 81-82.
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN
1. Kualitas Kerja: Ketepatan, ketelitian, keterampilan, kebersihan:
2. kuantitas kerja: output, perlu diperhatikan uga bukan hanya output tetapi juga seberapa cepat bisa menyelesaikan kerja extra:
3. Dapat tidaknya diandalkan: mengikuti instruksi, inisiatif, hati-hati, kerajinan:
4. Sikap: sikap terhadap perusahaan pegawai lain dan pekerjaan serta kerja sama:
Sumber: “Formulir Penilaian Prestasi Kerja (Kinerja)”, Buku Manajemen Sumber Daya Manusia, A.A. Anwar Prabu Mangkunegara, Bandung, Penerbit Rosdakarya, 2000, hal. 75
PENILAIAN KINERJA
1. Kapasitas:
• Kemauan
• Usia
• Kesehatan
• Pengetahuan
• Keterampilan
• Intelegensi
• Keterampilan Motorik
• Tingkat Pendidikan
• Daya Tahan
• Stamina
• Tingkat Energi
2. Kemauan
• Motivasi
• Kepuasan Kerja
• Status Pekerjaan
• Kecemasan
• Legitimasi
• Partisipasi
• Sikap
• Persepsi Atas Karakteristik Tugas
• Keterlibatan Kerja
• Keterlibatan Ego
• Citra Diri
• Kepribadian
• Norma
• Nilai
• Persepsi Atas Ekpektasi Peran
• Rasa Keadilan
3. Kesempatan
• Piranti
• Peralatan
• Material
• Kondisi Kerja
• Tindakan Kerja
• Perilaku Pimpinan
• Mentorisme
• Kebijakan
• Peraturan dan Prosedur Organisasi
• Informasi
• Waktu
• Gaji
Sumber: M. Blumberg dan C.D. Pringle, The Missing Opportunity in Organizational Research: Some Implications for a Theory of Work Performance, Academy of Management Review, 1982, hal. 562 dan 565 dalam Jiewell dan Siegall (1998). Psikologi Industri/Organisasi Modern, Jakarta: Archan, hal. 207.
GAYA KEPEMIMPINAN, SITUASI KEPEMIMPINAN,
DAN IKLIM KERJA ORGANISASI
Situasi Kepemimpinan
• Hubungan pimpinan dengan anggota
• Tugas pimpinan
• Kekuasaan/power dari pemimpin
Gaya Kepemimpinan
• Otonomi dan fleksibilitas
• Menaruh kepercayaan dan terbuka
• Simpatik dan memberi dukungan
• Jujur dan menghargai
• Kejelasan tujuan
• Pekerjaan yang beresiko
• Pertumbuhan kepribadian
Otoritas Kepemimpinan
• Otonomi dan fleksibilitas
• Menaruh kepercayaan dan terbuka
• Simpatik dan memberi dukungan
• Jujur dan menghargai
• Kejelasan tujuan
• Pekerjaan yang beresiko
• Pertumbuhan kepribadian
Sumber: Metode Penelitian Bisnis. Bandung, Alfabeta, Sugiyono, 1999, hal. 101
LINGKUNGAN KERJA FISIK
Indikator Deskriptor
Suhu di tempat kerja Arus udara
Kesejukan
Penerangan di tempat kerja Jumlah sumber cahaya
Penempatan sumber cahaya
Kebisingan di tempat kerja Peredaman/pengurangan unsur kebisingan
Ketenangan dari unsur kebisingan
Arsitektur & penampilan tempat kerja Penataan letak tempat kerja/pembagian kerja
Pengaturan peralatan/fasilitas kerja
Sumber: Diadaptasi dari Jewel, L.N. dan Mark Siegall. Psikologi Industri/Organisasi Modern. Jakarta: Archan. hal. 293-303
TINGKAT STRESS
Indikator Deskriptor
Subjektif Kegelisahan
Kekecewaan
Perilaku Mudah terkena kecelakaan
Peledakan emosi
Kognitif Tidak mampu mengambil keputusan sehat
Kurang dapat berkonsentrasi
Fisiologi Tekanan darah naik
Mudah berkeringat
Organisasi Produktivitas rendah
Ketidakpuasan kerja
Sumber: Diadaptasi dari Gibson, James L. et al. 1992. Organisasi dan Manajemen: Perilaku, Struktur, Proses. Yogyakarta: Erlangga. hal. 165-166
TINGKAT STRESS
Di Pekerjaan
- Mengalami lebih banyak kecelakaan dari pada biasanya
- Tidak menepati batas waktu akhir, pertemuan dan perjanjian yang lain
- Membuat kesalahan yang ceroboh
- Mengalami kesukaran dalam mengambil keputusan
- Kuantitas dan atau kualitas kerja menurun
- Kerja terlambat atau lebih “obsesi” dari pada biasanya
- Pidato dan atau laporan tertulis kualitasnya kabur dan terputus-putus
Dengan Rekan Sekerja
- Kelihatannya kehilangan rasa humor
- Menampilkan kemarahan, permusuhan dan sikap yang meledak-ledak
- Mengalami kesukaran dalam berkomunikasi dan bergaul dengan orang lain
- Memperlihatkan sikap irasional dan kurang percaya kepada rekan sekerja yang berlebihan
Pribadi
- Biasanya lelah, dan kelihatannya sukar “beristirahat”
- Apatis terhadap kehidupan, tidak berminat terhadap apapun
- Seringkali merasa sakit dan hampir sakit
Sumber: Dari berbagai macam sumber, termasuk J.M. Ivancevich Dan M.T. Matteson, Employee Claims for Damages ad to The High Cost Of Job Stress, Manajemen Review, 1983, hal. 9-13 dalam Jewel, L.N. dan Mark Siegall. Psikologi Industri/Organisasi Modern. Jakarta: Archan.
MOTIVASI BERPRESTASI
1. Memiliki tingkat tanggung jawab pribadi yang tinggi
2. Berani mengambil dan memikul resiko
3. Memiliki tujuan yang realistis
4. Memiliki rencana kerja yang menyeluruh dan berjuang untuk merealisasi tujuan
5. Memanfaatkan umpan balik yang konkret dalam semua kegiatan yang dilakukan
6. Mencari kesempatan untuk merealisasikan rencana yang telah diprogramkan
Sumber: “Karakteristik Motivasi Berprestasi” dari David C. McClelland, dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, A.A. Anwar Prabu Mangkunegara, Bandung, Penerbit Rosdakarya, 2000, hal. 75
MOTIVASI BERPRESTASI
1. Melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya
2. Melakukan sesuatu untuk mencapai kesuksesan
3. Menyelesaikan tugas-tugas yang memerlukan usaha dan keterampilan
4. Berkeinginan menjadi orang terkenal atau menguasai bidang tertentu
5. Melakukan pekerjaan yang sukar dengan hasil yang memuaskan
6. Mengerjakan sesuatu yang sangat berarti
7. Melakukan sesuatu yang lebih baik dari orang lain
8. Menulis novel atau cerita yang bermutu
Sumber: “Karakteristik Motivasi Berprestasi” dari Edward Murray, dalam Manajemen Sumber Daya Manusia, A.A. Anwar Prabu Mangkunegara, Bandung, Penerbit Rosdakarya, 2000, hal. 75
MOTIVASI BERPRESTASI
1. Kerja keras
2. Orientasi masa depan
3. Tingkat cita-cita yang tinggi
4. Orientasi tugas/sasaran
5. Usaha untuk maju
6. Ketekunan
7. Rekan kerja yang dipilih oleh para ahli
8. Pemanfaatan waktu
Sumber: “Formulir Penilaian untuk Daftar Pertanyaan mengenai Motivasi Berprestasi” Pertanyaan, dalam Manajemen Sumber Daya Manusia, A.A. Anwar Prabu Mangkunegara, Bandung, Penerbit Rosdakarya, 2000, hal. 111
PENDIDIKAN DAN LATIHAN (PENGEMBANGAN)
1. Sasaran pengembangan
2. Kurikulum pengembangan
3. Sarana pengembangan
4. Peserta
5. Pelatih
6. Pelaksanaan
Sumber: Malayu SP. Hasibuan, Manajemen Sumber Daya Manusia: Dasar dan Kunci Keberhasilan Jakarta, Gunung Agung, hal. 83-84
DISIPLIN
Ketaatan waktu
Ketaatan proses kerja
Ketaatan hasil kerja
Sumber: Diadaptasi dari Malayu SP. Hasibuan, 1997, Manajemen Sumber Daya
Manusia: Dasar dan Kunci Keberhasilan, Jakarta: Gunung Agung, hal. 213.
KOMUNIKASI
1. Keterbukaan (openness)
2. Empati (empathy)
3. Dukungan (support)
4. Rasa positif (positiveness)
5. Kesamaan (equality)
Sumber: – A.W. Widjaja. 1990. Kelembagaan dan Organisasi. Jakarta: Rineka Cipta
hlm/ 139
- Miftah Thoha. 2000. Perilaku Organisasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Hlm. 166
KINERJA
Kualitas Kerja: Ketepatan, ketelitian, keterampilan, kebersihan
kuantitas kerja: output, perlu diperhatikan uga bukan hanya output tetapi juga seberapa cepat bisa
Dapat tidaknya diandalkan: mengikuti instruksi, inisiatif, hati-hati, kerajinan
Sikap: sikap terhadap perusahaan pegawai lain dan pekerjaan serta kerja sama
Sumber: A.A. Anwar Prabu Mangkunegara, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Bandung, Penerbit Rosdakarya, 2000, hal. 75
SEMANGAT KERJA
1. Saya berangkat kerja dengan hati yang tidak mantap:
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
2. Saya memikirkan cara agar hasil kerja saya menjadi lebih baik:
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
3. Kadang-kadang saya jengkel dengan pekerjaan saya di sini
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
4. Saya tidak pernah berpikir untuk pindah kerja ke tempat lain
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
5. Sebelum bekerja, fikiran saya sulit untuk terpusat pada pekerjaan
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
6. Ada rasa puas dalam hati bila pekerjaan saya selesai tepat pada waktunya
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
7. Kalau dapat saya lebih suka mengerjakan pekerjaan lain
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
8. Saya merasa bahwa teman-teman di sini tidak dapat diajak bekerja sama
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
9. Saya menyenangi pekerjaan saya di sini
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
10. Saya percaya bahwa teman-teman di sini memahami saya
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
11. Saya merasa seakan-akan pekerjaan saya di sini merupakan bagian dari hidup saya
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
12. Saya berangkat kerja dengan hati gembira
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
13. Dengan imbalan yang saya peroleh sekarang ini saya tidak merasa perlu untuk bekerja dengan lebih baik
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
14. Ada saling pengertian di antara teman-teman sekerja di sini
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
15. Saya merasa bahwa saya menghayati pekerjaan saya
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
16. Saya berusaha datang ke tempat kerja lebih awal dari waktu yang telah ditentukan
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
17. Saya tidak percaya bahwa saya dapat bekerja lebih baik lagi
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
18. Setiap kali menghadapi pekerjaan di sini saya merasa tertekan
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
19. Saya merasa bahagia dengan pekerjaan saya
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
20. Saya merasa cocok terhadap teman sekerja di sini
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
21. Saya memeriksa peralatan kerja saya dengan teliti sebelum bekerja/berangkat kerja
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
22. Ada perasaan puas bila hasil pekerjaan saya mutunya lebih baik
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
23. Saya mudah marah apabila sedang bekerja
a. Sangat sering b. Sering c. Kadang-kadang d. Jarang e. Tidak pernah
24. Saya bangga dengan pekerjaan saya
a. Sangat setuju b. Setuju c. Tidak berpendapat d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju
Sumber: Saifuddin Azwar. (2002). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. hal. 180-184. Penulisan Item Didasarkan pada konsep mengenai dimensi semangat kerja yang dikemukakan Blurn, yaitu:
- Sedikitnya perilaku yang agresif yang menimbulkan frustasi
- Individu bekerja dengan suatu perasaan bahagia dan perasaan lain yang menyenangkan
- Individu dapat menyesuaikan diri dengan teman-teman sekerjanya secara baik
- Egonya sangat terlibat dalam pekerjaannya
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger