Home » » Brazil Tekuk Pantai Gading 3-1

Brazil Tekuk Pantai Gading 3-1

Written By Haris Ahmad on Thursday, June 24, 2010 | 10:58 AM


MERAH - Kaka (depan) ketika dikartumerahkan oleh wasit Stephane Lannoy, setelah mendapatkan kartu kuning keduanya hanya dalam selang tiga menit dari yang pertama, di menit ke-88, dalam laga lawan Pantai Gading di Soccer City. Foto: Getty Images/FIFA.com.
JOHANNESBURG - Pertandingan grup G antara Brazil dan Pantai Gading di Soccer City, Johannesburg, Minggu (20/6) malam atau Senin (21/6) dinihari WIB, dipastikan menjadi milik tim Samba. Tim asuhan pelatih Dunga itu sukses menekuk L'Elephants - julukan Pantai Gading - dengan skor 3-1. Hanya saja, sayang bagi tim favorit Brazil, selain meragukan kondisi Elano yang terkena cedera, mereka harus kehilangan Kaka lewat kartu merah.

Awalnya, Brazil maupun Pantai Gading tampak masih bermain tenang, serta saling mencari titik kelemahan lawan sambil sesekali menyerang. Brazil yang dikenal disiplin, diladeni dengan baik oleh Pantai Gading yang juga tak kalah taktisnya bermain. Tidak ada yang luar biasa, selain beberapa peluang - termasuk di menit pertama oleh Robinho - dari kedua tim yang terselesaikan, serta beberapa pelanggaran ringan.

Memasuki paruh babak pertama, irama permainan terasa kian meningkat. Kaka yang di Brazil masih dimainkan sesuai perannya sebagai pendobrak dan penyuplai bola disecond line, tampak lebih menjanjikan - ketimbang laga terdahulu - di pertandingan ini. Demikian juga dengan Robinho yang masih tampil baik. Keberadaan serta kerjasama kedua pemain ini, lantas membuahkan hasil manisnya pada menit ke-25.

Di menit itu, lewat tik-tak yang bagus di antara keduanya, bola akhir dari Kaka sampai ke Luis Fabiano di kotak penalti, yang setelah men-dribble sedikit, dengan mantap melesakkan tendangan keras ke gawang Pantai Gading. Kiper Boubacar Barry sama sekali tak bisa mengantisipasi, karena bola memang demikian deras melaju melewatinya. Skor 1-0 ini kontan membuat Pantai Gading terdesak, sebagai tim yang membutuhkan kemenangan demi menjaga eksistensi mereka di Piala Dunia (PD) 2010 ini.

Dampaknya kemudian, tim wakil Afrika tersebut mulai bermain cenderung keras dan menjurus kasar di berbagai kesempatan. Hingga wasit pun beberapa kali harus memperingatkan sejumlah pemainnya, antara lain misalnya Ismael Tiote dan Siaka Tiene. Terbukti, adalah Tiene yang tak lama kemudian, yakni di menit ke-31, mendapatkan kartu kuning perdana di pertandingan itu. Sementara dari segi permainan, kedua tim masih coba membuat beberapa peluang jelang turun minum, tapi nyatanya tak ada gol lain yang lahir.

Di waktu istirahat, baik Dunga maupun Sven Goran Eriksson, pelatih Pantai Gading, sama-sama belum melakukan pergantian pemain. Tapi itu segera berubah - khususnya bagi Eriksson - dalam hitungan beberapa menit kemudian. Tepatnya di menit ke-50, ketika Fabiano (Man of The Match laga ini, Red), kali ini lewat skill-nya mengontrol bola dan melewati beberapa pemain bertahan, kembali mencetak gol. Ketinggalan dua gol, Eriksson pun bereaksi dengan memasukkan Gervinho di menit ke-54, yang segera memberi dampak beberapa saat kemudian lewat terobosan-terobosannya.

Namun Brazil masih belum memberi ruang bernafas bagi Pantai Gading, karena pada menit ke-62, Kaka kembali menunjukkan perannya. Masuk dari sisi kiri lapangan, membawa bola sampai hampir ke ujung garis gawang, Kaka melepas umpan matang ke tengah kotak penalti yang disambut dengan baik oleh Elano. Pantai Gading pun jadi kian hancur dengan skor 3-0 ini. Sayangnya, Elano sendiri justru harus dibawa dengan tandu ke luar lapangan, hanya selang dua menit kemudian, akibat tulang kering kanannya yang terlanggar keras oleh pemain lawan.

Dani Alves pun lantas masuk menggantikannya. Sementara pada saat sama, Eriksson memasukkan Kader Keita menggantikan Salomon Kalou. Pertandingan berlanjut dengan beberapa peluang diraih Pantai Gading, lewat tekanan yang lebih banyak mengandalkan kecepatan serangan balik. Kiper Brazil Julio Cesar pun beberapa kali dipaksa melakukan penyelamatan di menit-menit ini.

Namun pada menit ke-79, di tengah suhu pertandingan yang terus memanas, didahului oleh aksi dribble solo Gervinho dari tengah lapangan ke kotak penalti Brazil, Pantai Gading akhirnya membalas. Gagal menembus barisan belakang Brazil, Gervinho saat itu mengoper bola kepada Taya Toure, yang dengan jeli mengirim umpan lambung sempurna ke jantung pertahanan Brazil. Sang kapten Didier Drogba ada di sana, lolos dari perangkap offside, serta dengan gampang mengarahkan bola dengan kepalanya. Kedudukan pun berubah jadi 3-1.

Usai momen gol balasan ini, dengan motivasi yang kian terbakar, Pantai Gading bermain lebih keras lagi kesana-kemari, hingga kian banyak harus terjadi benturan fisik. Di sinilah, lewat sebuah insiden pada menit ke-85, Kaka yang mestinya tak perlu terlibat, membuat dirinya diberi kartu kuning oleh wasit Stephane Lannoy asal Prancis, gara-gara ribut dengan pemain lawan. Berikutnya, selang satu menit saja, Tiote dari Pantai Gading pun mendapatkan kartu kuning ketiga Pantai Gading - sebelumnya juga sudah diperoleh oleh Keita.

Sementara untuk Kaka, hanya selang tiga menit kemudian (menit ke-88), justru harus mendapatkan kartu kuning kedua dan pengusiran keluar lapangan lewat kartu merah, lewat sebuah insiden tak sengaja yang membuat Kader Keita tiba-tiba sudah terbaring di lapangan - yang diikuti keributan beberapa pemain lain. Inilah momen puncak panasnya pertandingan malam tadi, dengan Dunga yang tampak sekali merasa gusar di luar lapangan.

Sisa-sisa menit selanjutnya, oleh Pantai Gading masih coba dimanfaatkan semaksimal mungkin, nyaris detik demi detiknya, namun tak jua berbuah gol tambahan. Sementara pada menit terakhir di injury time, justru Brazil pula yang mendapakan kesempatan menambah gol, lewat tendangan bebas yang dieksekusi Alves - meski nyatanya masih melenceng. (ito/jpnn)
Data Pertandingan: Brazil-Pantai Gading (Grup G)

Venue: Soccer City, Johannesburg
Skor: 3-1 (1-0)
Pencetak gol: Luis Fabiano (25, 50), Elano (62); Didier Drogba (79)
Wasit: Stephane Lannoy (Prancis)
Asisten wasit: Eric Dansault dan Laurent Ugo (Prancis)
Statistik:
                       Tembakan     Penjuru     Kartu kuning     Kartu merah     Ball possession
Brazil
                12                   4                  0                          1                          56%
Pt. Gading        10                   3                  3                          0                          44%







BRAZIL

Julio Cesar: 6 – Mampu menghadang sejumlah peluang yang dimiliki Pantai Gading, dan mementahkan umpan silang. Ketika pemain belakang lengah, tak bisa mengantisipasi sundulan Drogba.

Maicon: 7,5 –
 Berkali-kali membantu serangan Brasil dari sektor kanan setelah sempat kehilangan arah permainan. Tidak kenal lelah naik menyerang dan turun bertahan. Sempat mengejutkan menjelang babak pertama berakhir.

Lucio: 7 – Menikmati pertarungannya dengan Drogba, dan berhasil mengalahkan striker Pantai Gading itu. Tidak begitu nyaman ketika penyerang lawan lainnya ikut menerobos pertahanan Brasil.

Juan: 6 – Harus bekerja keras untuk menghentikan kecepatan Dindane, dan tak bisa mengimbangi pergerakan Drogba, sehingga penyerang lawan bisa mencetak gol.

Bastos: 6,5 – Walau berposisi sebagai pemain belakang, tapi tidak jarang ikut membantu serangan. Menjadi bagian penting dari sukses Brasil lolos ke 16 Besar.

Felipe Melo: 8 – Berhasil memenangi pertarungan di sektor tengah permainan, dan mematikan alur serangan Pantai Gading sejak dari tengah. Stabil menjaga sektor belakang Brasil.

Gilberto Silva: 7 – Mampu bekerja sama baik dengan Melo sebagai gelandang bertahan. Cukup sibuk di babak pertama.

Elano: 7 – Merupakan sosok cukup berbahaya di pertahanan Pantai Gading sebelum akhirnya menyumbang satu gol kemenangan Brasil. Mendapat cedera di pertandingan ini.

Kaka: 7 – Terlibat dalam dua gol Brasil, terutama gol Elano. Namun diusir keluar lapangan setelah mendapat dua kartu kuning akibat pelanggaran tak perlu.

Robinho: 7,5 – Paling berbahaya di babak pertama di saat Brasil belum menemukan bentuk permainan. Menjadi sosok penting atas sukses Brasil.

Luis Fabiano: 7,5 – Gol keduanya menjadi tanda tanya, karena berbau pelanggaran handsball. Tapi menjadi bintang kemenangan Brasil. Jika mampu mempertahankan performanya, tidak menutup kemungkinan membawa Brasil meraih sukses.

Pemain Pengganti

Dani Alves: 6 – Masuk menggantikan Elano yang cedera. Sekali melepaskan tembakan ke gawang.

Ramires: NA

PANTAI GADING

Barry: 5 – Tiga gol yang bersarang di gawang Pantai Gading tidak lepas dari kesalahan yang dilakukan kiper ini. Terlepas dari itu, malam ini bukan milik dia.

Demel: 5,5 – Sempat bermain bagus membantu serangan di babak pertama. Tapi tidak bisa mempertahankan performa, dan sering dipecundangi Kaka, sehingga gol ketiga Brasil tercipta.

K Toure: 6 – Tampak tangguh di awal laga, namun semakin keteteran menghadapi kecepatan Fabiano. Berharap bisa memimpin tim Gajah lebih baik di pertandingan terakhir.

Zokora: 5,5 – Tampil di bawah performa yang sesungguhnya. Beberapa kali dilewati Fabiano, sering kehilangan posisi saat berduel dengan Elano.

Tiene: 5,5 – Tidak mampu mengimbangi kecepatan Elano dalam proses mencetak gol ketiga Brasil. 

Eboue: 6 – Bertarung dengan baik, tapi tidak bisa mengimbangi kekuatan lini tengah Brasil.

Y Toure: 6 – Tenang mengendalikan irama permainan. Namun tidak bisa menghentikan serbuan pemain Brasil yang sedang melakukan serangan.

Tiote: 5,5 – Tidak bisa menyatu dengan irama permainan, sehingga selalu kalah berduel dengan Maicon dan Elano.

Dindane: 5,5 – Banyak memberikan kesempatan kepada Juan untuk berpikir sepanjang babak pertama. Permainannya tidak mengalami peningkatan di 45 menit kedua. Ditarik keluar setelah gol kedua Fabiano.

Kalou: 5,5 – Selalu terlihat berlari dan memainkan bola, namun tidak pernah lama. Sering lari tanpa tujuan jelas. Ditarik keluar setelah gol ketiga Brasil.

Drogba: 7 – Memperlihatkan permainan bagus seperti tidak sedang mengalami masalah dengan sikunya. Memperdayai Juan sebelum mencetak satu-satunya gol Pantai Gading.

Pemain Pengganti

Gervinho: 6,5 – Turut berperang dalam proses gol Drogba.

Keita: 4 – Masuk menggantikan Kalou dengan harapan meningkatkan permainan Pantai Gading, namun justru menjadi kartu mati tim. Terlihat melakukan aksi diving ketika duel dengan Kaka.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger