Home » » Cedera Kepala (Head Injury)

Cedera Kepala (Head Injury)

Written By Haris Ahmad on Thursday, June 10, 2010 | 10:33 AM

Penyebab utama Cedera kepala
Suatu cedera kepala yang serius hampir bisa dipastikan terjadi pada seseorang yang berada didalam kecelakaan mobil dan tidak mengenakan sabuk pengaman. Penyebab lainnya yang paling sering dari cedera kepala adalah dikarenakan kecelakaan sepeda atau sepeda motor, jatuh dari atas jendela (khususnya terjadi pada anak-anak yang tinggal di gedung bertingkat) dan jatuh di sekitar rumah khusunya terjadi pada anak kecil yang baru belajar berjalan dan para manula (usia lanjut)
Apakah Cedera kepala berbahaya?
Cedera kepala itu berbahaya apabila cedera yang berbahaya dan serius, cedera yang dapat merobek lapisan atau jaringan otak, terjadi pembengkakan otak jika otak mengalami pergerakan atau pergeseran pada saat terjadinya benturan. Tetapi kebanyakan orang yang mengalami Cedera kepala dapat kembali tanpa mengalami pengaruh yang menetap
Berikut beberapa tipe atau macam Cedera kepala:
Cocussion
Cocussion atau Gegar otak adalah suatu Cedera pada otak. Seseorang yang terkena concussion biasanya pingsan untuk sementara waktu tetapi tidak selalu. Pasien mungkin merasakan kepusingan sampai tidak sadar dan mungkin kehilangan penglihatan atau keseimbangan setelah terjadinya Cedera.
Contusion cerebry atau memar otak
Memar otak adalah suatu kondisi dimana terjadi memar pada otak. Ini berarti ada perdarahan didalam otak yang dapat menyebabkan pembengkakan otak atau oedem pada ota
Fraktur (patah) tulang tengkorak
Patah tulang tengkorak terjadi mana kala terjadi retak pada tengkorak. Terkadang tepi-tepi dari tulang tengkorak yang patah dapat berakibat pada perdarahan otak atau perlukaan lain karena tengkorak yang patah kontak dengan bagian otak.
Hematoma (hematom)
Hematoma adalah terjadinya perdarahan didalam otak yang mengumpul dan terjadi penggumpalan darah, sehingga terbentuk suatu benjolan karena adanya gumpalan darah yang terkumpul. Hematoma mungkin tidak terlihat dengan jelas atau nyata pada hari pertama atau bahkan selama beberapa minggu. Jadi, penting untuk memberitahukan pada dokter jika seseorang dengan Cedera pada kepala merasakan atau ada perilaku yang aneh pada diri pasien. Perhatikan dan lihatlah tingkat sakit kepala yang dirasakan, tingkat kelesuan, masalah keseimbangan atau kondisi muntah.
Seberapa parah Kerusakan yang terjadi?
Untuk mengetahui seberapa parah Cedera pada kepala yang terjadi, dokter akan menanyakan tentang bagaimana proses terjadinya Cedera, gejala muntahnya, pengobatan medis yang sudah diberikan, atau adanya masalah-masalah pernafasan setelah tejadinya cedera. Apabila mungkin dan diperlukan, agar pasien menginap dirumah sakit untuk pengamatan lebih detail. Dan terkadang diperlukan pemeriksaan-pemeriksaan seperti CT scan (Computerized Tomography scanning) untuk menemukan secara lebih pasti kemungkinan-kemungkinan parahnya kerusakan yang terjadi.
Apa yang terjadi setelah terjadi Cedera kepala?
Setelah Cedera pada kepala adalah suatu hal yang normal bila terjadi sakit kepala, mual-mual, pusing tepat setelah kejadian. Gejala-gejala lainnya meliputi telinga berdenging, nyeri leher, cemas, gelisah, khawatir, bingung, lekas marah, lemah, depersi, lelah.
Seseorang yang mengalami Cedera kepala mungkin juga mempunyai masalah-masalah pada konsentrasi, ingatan, memikirkan hal secara bersamaan atau melakukan lebih dari satu hal pada suatu waktu.
Gejala-gejala tersebut biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu, mungkin juga lebih dari satu tahun jika cedera yang terjadi dalam tingkatan cedera berat.
Dapatkah cedera kepala mengakibatkan kerusakan otak permanen?
Terjadinya kerusakan permanen pada otak tergantung dari seberapa buruknya cedera yang terjadi dan berapa banyaknya kerusakan otak yang terjadi. Kebanyakan cedera kepala tidak menyebabkan kerusakan permanen.
Kehilangan memori dan cedera kepala
Kehilangan memori atau daya ingat biasanya terjadi pada seseorang yang pernah mengalami cedera kepala. Kehilangan ingatan tersebut berupa lupa kejadian-kejadian sebelum terjadinya cedera, selama kejadian dan kejadian-kejadian setelah kecelakaan. Daya ingat akan kejadian-kejadian tersebut mungkin tidak akan pernah kembali. Penyembuhan selanjutnya, kemampuan untuk mempelajari hal-hal baru hampir selalu dapat kembali.
Jika ada gejala-gejala dalam daftar berikut ini segera cari bantuan:
Jika terdapat gejala-gejala yang lebih buruk, seperti sakit kepala, mual-mual. ketiduran
Mual-mual yang tidak hilang
Perubahan dalam berperilaku, seperti Kebingungan dan sifat lekas marah
Dilatasi atau pelebaran pupil (pupil menjadi lebih besar dari keadaan normal) atau ukuran pupil berbeda. Ada gangguan dalam berjalan atau berbicara
Mengalir cairan darah atau putih dari telinga atau hidung.
Muntah-muntah
Kelemahan atau mati rasa pada lengan dan kaki.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger