Home » » Hasil : Yunani Rasakan Pahitnya ‘Ginseng’ Korea selatan

Hasil : Yunani Rasakan Pahitnya ‘Ginseng’ Korea selatan

Written By Haris Ahmad on Monday, June 14, 2010 | 8:20 AM



Piala Dunia 2010 memasuki hari kedua dan giliran Grup B yang memulai pertandingannya. Pada laga perdana, Korea Selatan berhasil mengalahkan Yunani, 2-0. Otomatis, Korea Selatan menjadi tim pertama di Afrika Selatan 2010 yang mampu merengkuh poin penuh.

Pertandingan babak pertama berjalan dalam tempo sedang. Pada menit-menit awal, kedua tim tampak saling menjajaki kemampuan masing-masing. Sebuah peluang bola mati hampir dimanfaatkan Vassilis Torosidis menjadi gol, tapi bola melayang ke atas mistar Jung Sung-Ryong.

Tak disangka, justru Korea Selatan mampu membuka keunggulan pada menit ketujuh. Dari tendangan bebas persis di depan titik tendangan penjuru, Park Ji-Sung melayangkan bola tanpa dapat dihalau barisan pertahanan Yunani. Di tiang jauh, dengan mudah Lee Jung-Soo melesakkan bola ke dalam gawang Alexandros Tzorvas.

Unggul cepat menciptakan kepercayaan diri para pemain Korea Selatan. Sebaliknya, Yunani nyaris tak punya akal membongkar pertahanan lawan. Saat memasuki sepertiga lapangan akhir, Yunani kerap kehilangan bola dengan mudah. Begitu menguasai bola, dengan kecepatannya, Korea Selatan melancarkan serangan balik melalui dua sektor sayap.

Menit 15, Korea Selatan nyaris memperbesar keunggulan. Lee Chung-Yong dengan cerdik melewati hadangan Loukas Vyntra. Tapi saat mengeksekusi bola di hadapan Tzorvas yang menghadang, kaki Chung-Yong tersenggol Vyntra sehingga terjatuh. Wasit Michael Hester tak berminat menghadiahi Korea Selatan penalti.

Ancaman Korea Selatan muncul lagi pada menit ke-28. Park Ji-sung melepaskan umpan terobosan yang manis kepada Park Chu-Yong. Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Tzorvas, Chu-Yong gagal melepaskan tendangan mematikan. Bola mengenai Tzorvas dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Yunani baru memperlihatkan tanda-tanda kehidupan menjelang jeda. Tapi, tetap saja ketangguhan gawang Jung Sung-Ryong tak terbantahkan. Yunani pun masuk kamar ganti dengan keharusan memutar otak untuk meningkatkan penampilan mereka pada babak kedua.

Pelatih Otto Rehhagel mencoba menjawabnya dengan memasukkan Christos Patsatzoglou untuk menggantikan Georgios Karagounis. Namun, inspirasi itu tak jua datang. Malahan Korea Selatan sukses menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-52.

Berawal dari kesalahan Vyntra mengendalikan bola, Ji-Sung datang mencurinya. Tanpa tertahan lagi, Ji-Sung berlari menusuk jantung pertahanan Yunani dan dengan satu tendangan kaki kiri yang terarah, Tzorvas terkecoh. Dua untuk Korea Selatan, nol Yunani.

Yunani tetap tampil tanpa inspirasi meski Rehhagel sudah melakukan jatah pergantian pemain memasuki menit ke-61. Dimitris Salpingidis dan Pantelis Kapetanos dimasukkan. Korea Selatan tetap mampu mengendalikan ritme pertandingan dan menjadi tim yang paling berbahaya.

Aksi Chu-Yong nyaris memperbesar keunggulan Ksatria Daeguk. Satu sundulannya menyambut umpan Cha Du-Ri melesat ke atas mistar Tzorvas, sedangkan satu umpannya kepada Chung-Yong juga belum berbuah hasil.

Sepanjang sisa pertandingan, Yunani tetap kesulitan untuk mengancam gawang Korea Selatan. Satu-satunya peluang Hellas yang dapat disebutkan adalah ketika Theofanis Gekas melepaskan tendangan keras. Itupun masih dapat diselamatkan Sung-Ryong dengan sebelah tangan.

Korea Selatan menang 2-0 dan memimpin Grup B untuk sementara. Bagi Yunani, kekalahan ini memperpanjang rekor buruk mereka selama berpartisipasi di Piala Dunia. Dalam empat kali tampil, Yunani empat kali kalah dan belum pernah berhasil mencetak gol.

Susunan pemain:
Korea Selatan Sung-Ryong; Yong-Hyung, Jung-Soo, Du-Ri, Young-Pyo; Sung-Yueng / Nam-Il (75'), Jung-Woo, Ji-Sung (c), Chung-Yong / Jae-Sung (90'+); Ki-Hun, Chu-Yong / Seung-Ryul (87').
Yunani Tzorvas; Papadopoulos, Vyntra, Torosidis, Seitaridis; Tziolis, Katsouranis, Samaras / Salpingidis (59'), Karagounis (c) / Patsatzoglou; Charisteas / Kapetanos (61'), Gekas.


KOREA SELATAN

Jung Sung-Ryong  7  -- Tak banyak berpeluh dalam pertandingan, tapi melakukan satu penyelamatan gemilang ketika menepis tendangan keras Theofanis Gekas pada pengujung pertandingan.

Cho Yong-Hyung  7  -- Sukses menjalin pengertian bersama Lee Jung-Soo di sentral pertahanan Korea Selatan. Gekas tak banyak berkutik mendapat pengawalan darinya.

Lee Jung-Soo  7  -- Terlihat setengah tak percaya turut menyumbangkan gol dalam pertandingan ini. Jung-Soo memang berada dalam posisi yang tepat saat menyambut umpan dari Park Ji-Sung. Terlepas dari itu, kesolidan Jung-Soo di lini belakang tak terbantahkan.

Cha Du-Ri  7,5  -- Tak banyak mendapat ancaman dari Vassilis Torosidis maupun Georgios Samaras di sektor pertahanannya. Ketika naik menyerang, Du-Ri sangat mengancam sektor kiri Yunani.

Lee Young-Pyo  7 -- Pengalaman Young-Pyo membantu penampilan rekan-rekan setimnya dan beberapa kali aktif membangun serangan dari sektor kanan.

Ki Sung-Yueng  7,5  -- Tampil tenang dalam mengendalikan ritme pertandingan. Tak bisa ditandingi pemain lawan.

Kim Jung-Woo  7,5  -- Beberapa kali memenangi perebutan bola dengan para pemain Yunani. Jung-Woo memperoleh peluang menjebol gawang lawan, tapi tendangan kerasnya menyamping.

Park Ji-Sung  8  -- Satu gol dan satu assist. Cukup menjadikan Ji-Sung sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Penampilan Ji-Sung sangat mendominasi lapangan permainan Korea Selatan, baik saat membangun pertahanan maupun ketika naik menyerang.

Lee Chung-Yong  7,5  -- Kalau mau adil, satu gol layak diperoleh pemain ini. Ancaman yang dihadirkannya di sektor kanan beberapa kali nyaris menjebol gawang Alexandros Tzorvas.

Yeom Ki-Hun  7  -- Relatif baik dalam menjembatani lini tengah dan depan, meski lebih sering berada di wilayah pertahanan sendiri.

Park Chu-Yong  7,5  -- Kalah dari segi fisik tak membuat Chu-Yong gentar berhadapan dengan lini belakang Yunani. Bermodalkan kecepatan yang dimilikinya, Chu-Yong merepotkan bek-bek lawan meski tampil sebagai penyerang tunggal.

Pemain pengganti:
Kim Nam-Il  7  -- Masuk untuk mengamankan keunggulan Korea Selatan dan berhasil menjalankannya dengan baik.

Lee Seung-Ryul  n/a  -- Baru dimasukkan pada menit ke-87.

Kim Jae-Sung  n/a  -- Hanya sebentar mencicipi lapangan karena dimasukkan pelatih Huh Jung-Moo saat tambahan waktu.


YUNANI
Alexandros Tzorvas  6,5  -- Tampak frustrasi dengan kualitas lini belakang timnya. Tak bisa berbuat apa-apa mencegah dua gol Korea Selatan.

Avram Papadopoulos  6  -- Kewalahan mengawal pergerakan Chu-Yong. Beberapa kali Papadopoulos ketinggalan langkah dari penyerang gesit itu.

Loukas Vyntra  5  -- Kesalahan yang dibuat Vyntra tak boleh terjadi di ajang sekelas Piala Dunia. Hasilnya, fatal. Yunani kebobolan kali kedua dan mengalami kekalahan.

Vassilis Torosidis  6  -- Satu peluang di awal pertandingan dan setelahnya Torosidis tak lagi mengangkat penampilan Yunani.

Giorgios Seitaridis  6 -- Nyaris tak terlihat sepanjang pertandingan, baru berani naik membantu serangan pada pengujung babak kedua.

Alexandros Tziolis  6  -- Gagal menghambat pergerakan para pemain Korea Selatan saat naik menyerang.

Kostas Katsouranis  6  -- Tak berhasil membangun serangan yang dibutuhkan Yunani sepanjang pertandingan.

Georgios Samaras  5 -- Dimainkan sebagai sayap kanan tak berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik Samaras.

Giorgios Karagounis  5 -- Tak ada inspirasi darinya sehingga dikorbankan pelatih Otto Rehhagel usai turun minum dengan menariknya keluar untuk digantikan dengan Christos Patsatzoglou.

Angelos Charisteas  5,5 -- Tak istimewa, jarang mendapat pasokan bola dari lini tengah.

Theofanis Gekas  6 -- Satu-satunya pemain agresif Yunani yang tampil baik dalam pertandingan. Hanya memperoleh satu peluang lewat tendangan keras yang harus ditepis susah payah oleh Jung Sung-Ryong.

Pemain pengganti:
Christos Patsatzoglou  6  -- Dimasukkan untuk mempertebal tembok pertahanan tim. Tapi kesalahan tetap saja muncul dari pemain lain.

Dimitris Salpingidis  6  -- Tampil bersemangat, tapi tak cukup memberikan ancaman berarti ke pertahanan Korea Selatan.

Pantelis Kapetanos  5,5 -- Seperti tak punya pengalaman yang cukup untuk membalikkan kedudukan pertandingan saat dimasukkan.


(goal)
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger