Home » » Jepang gagal ke perempat final (penalty: par 5-3 jpn)

Jepang gagal ke perempat final (penalty: par 5-3 jpn)

Written By Haris Ahmad on Wednesday, June 30, 2010 | 8:12 AM


valdez
Jepang harus mengubur mimpi berlaga di babak perempat final Piala Dunia setelah ditundukkan Paraguay 3-5 melalui adu penalti di babak 16 besar.
Pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti setelah hingga perpanjangan waktu berakhir, kedua tim gagal mencetak gol.
Di adu penalti inilah Paraguay membuktikan diri lebih baik dibandingkan Jepang, satu-satunya wakil Asia di babak 16 besar.
Lima algojo yang mereka kirim dengan mulus memasukkan bola ke gawang Jepang.
Dari tim Jepang, Yuichi Komano menjadi satu-satunya pemain yang gagal mengeksekusi penalti.
Bagi Paraguay, ini adalah untuk kali pertama mereka maju ke babak perempat final.
Di babak delapan besar mereka akan menghadapi pemenang pertandingan Spanyol-Portugal.

Membosankan

Selama 2x45 menit pertandingan normal dan 2x15 menit perpanjangan waktu, baik Paraguay maupun Jepang bermain sangat berhati-hati.
Kedua tim mencoba menyerang namun selalu kandas di jantung pertahanan lawan.
Kekhawatiran tersingkir membuat Paraguay dan Jepang memainkan sepak bola negatif. Nyaris tidak ada peluang emas yang dicatat kedua tim.
Di akhir babak kedua perpanjangan waktu, Jepang dan Paraguay mencoba menaikkan tempo permainan namun upaya tersebut lagi-lagi gagal membuahkan gol.
Posisi 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang dan adu penalti menjadi penentu nasib.
Para algojo Paraguay ternyata lebih dingin dan mereka akhirnya maju ke perempat final.

1 Menit
Kick off dan Jepang berupaya menjadi satu-satunya wakil Asia di babak perempat final. Apakah bola mati akan kembali mengantarkan kemenangan untuk Jepang?
3 Menit
Komano melakukan tendangan spekulatif dari lapangan tengah. Bola dijemput oleh kiper Paraguay.
5 Menit
Kedua tim masih terkesan berhati-hati. Belum ada peluang yang mengancam kiper masing-masing.
8 Menit
Jepang berupaya menekan barisan pertahanan Paraguay, dimotori oleh Honda. kedua tim memainkan bola-bola panjang.
10 Menit
Bola dikuasai oleh para pemain Paraguay, namun serangan yang dibangun dari bawah selalu terbentur oleh pemain-pemain berkaos biru. Komentator BBC Chris Waddle mengatakan : "Permainan akan datar-datar saja paling tidak hingga 20 atau 25 menit pertama. Kedua tim sama-sama belum pernah masuk ke babak perempat final. Jadi mereka sangat berhati-hati."
19 Menit
Jepang nyaris kebobolan. Paraguay menggedor pertahanan Jepang melalui Barrios. Tendangannya bisa dihalau kiper.
21 Menit
Jepang melancarkan serangan. Tendangan keras Matsui menghantam mistar. Pertandingan mulai panas. Papan skor nyaris berubah. Menurut komentator BBC Chris Waddle permainan Matsui dalam Piala Dunia sejauh ini sangat meyakinkan.
28 Menit
Paraguay mendapatkan tendangan pojok. Santa Cruz yang berdiri bebas di depan gawang Jepang melesakkan tembakan. Sayang tendangannya melebar. Jepang harus merapikan pertahanan.
32 Menit
Jepang menaikkan tempo permainan. Skor masih 0-0.
35 Menit
Sepuluh menit menjelang turun minum. Jepang mendapatkan tendangan bebas di luar kotak penalti Paraguay. Endo akan ambil tendangan. Bola ke depan gawang Paraguay. Dihalau pemain Paraguay.
37 Menit
Delapan menit menjelang babak pertama berakhir. Baru tercipta dua peluang emas masing-masing melalui Matsui dan Barrios.
39 Menit
Honda berdiri di kotak penalti Paraguay, menerima sodoran bola, tembakannya melebar. Jepang mulai panas, tapi serangan belum membuahkan hasil, begitu juga dengan Paraguay.
44 Menit
Jepang mendapatkan tendangan bebas. Diambil oleh kiper Kawashima di daerah sendiri.
45 Menit
Pertandingan ditambah satu menit. Masih 0-0. Wasit meniup peluit panjang. Kedua tim mencoba menaikkan tempo dan saling menekan. Papan skor belum berubah. Kini ditunggu perubahan taktik oleh masing-masing pelatih.
Wartawan BBC Paul Fletcher : "Permainan kedua tim selama babak pertama biasa-biasa saja. Belum ada peluang yang benar-benar menjanjikan."
Pembaca BBC Alexandereski memprediksi Jepang akan menang 2-1. Bagaimana menurut Anda? Anda memiliki prediksi? Kirim via SMS ke +447786200050. 
Pemenang Paraguay-Jepang akan menghadapi pemenangSpanyol-Portugal, yang akan digelar Rabu 01.30 WIB.
Pelatih Jepang Takeshi Okada : "Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa maju ke babak delapan besar." Pelatih Paraguay Gerardo Martino : "Kami datang di sini untuk mewujudkan mimpi kami. Kami akan tingkatkan permainan di babak kedua."
46 Menit
Babak kedua telah dimulai. Radio BBC 5 : "Dua puluh menit pertama adalah pertandingan paling membosankan sejauh ini di Piala Dunia 2010." Pembaca BBC Aarfy_Aardvark: "Kalau permainan kedua tim seperti ini, mungkin akan ada adu penalti."Sejauh ini masih 0-0.
53 Menit
Harga yang dipertaruhakn begitu besar. Mungkin karena itulah kedua tim masih sangat berhati-hati.
55 Menit
Paraguay menguasai bola, langsung diarahkan ke kotak penalti Jepang. Tendangan Benitez diblok pemain Jepang.
58 Menit
Lemparan ke dalam oleh Paraguay, disundul oleh pemain Paraguay, bola bisa ditangkap oleh Kawashima.
60 Menit
Paraguay mengganti Benitez. Valdez, pemain bernomor punggung 18 masuk. Pergantian pertama oleh kedua tim dalam 60 menit. Tempo permainan Jepang menurun.
61 Menit
Jepang mendapatkan tendangan pojok. Diambil Endo, melambung ke depang gawang Paraguay, disundul, sayang masih melebar.
64 Menit
Pelatih Jepang menarik Matsui. Okazaki masuk menggantikan pemain yang terkena kartu kuning tersebut.
66 Menit
Tulio Tanaka terkena lutut kiper Paraguay. Tim medis berlari ke lapangan. Tanaka kembali bisa bermain. Pembaca BBC Mattmengatakan : "Jelas baik Jepang maupun Paraguay tidak akan bisa menjuarai Piala Dunia."
74 Menit
Paraguay mendapatkan tendangan pojok. Gagal berbuah gol. Paraguay melakukan pergantian pemain. Ortigoza diganti Barreto.
77 Menit
Pertandingan menyisakan 13 menit, papan skor masin menunjukkan 0-0. Radio BBC 5 : "Pertandingan yang mengecewakan. Ayo cetak gol"
81 Menit
Jepang bangun serangan dengan umpan-umpan terobosan yang panjang. Kembali mentah di gawang Paraguay. Bintang Paraguay Santa Cruz yang bermain di Manchester City belum bersinar. Begitu juga dengan Honda.
Komentator BBC Chris Waddle : "Mestinya Jepang atau Paraguay bisa cetak gol..."
86 Menit
Jepang berupaya menembus pertahanan Paraguay yang rapat dengan umpan-umpan pendek. Belum juga membuahkan gol.
90 Menit
Paraguay tekan Jepang, tapi dengan mudah dipatahkan Jepang. Pertandingan ditambah tiga menit.
90+1 Menit
Jepang mendapatkan tendangan bebas, dicoba disambar oleh para pemain Jelang. Bisa dihalau oleh para pemain Paraguay. Masih 0-0.
90+3 Menit
Tidak ada ambisi, tidak ada gol baik dari Paraguay maupun Jepang. Pertandingan dilanjutkan dengan 2x15 menit.
PERPANJANGAN WAKTU
1 Menit
Jepang langsung menggebrak. Tendangan Jepang diblok pemain belakang Paraguay.
4 Menit
Paraguay membangun serangan di sektor kanan Jepang. Bola lambung disodorkan ke Lucas Barrios yang dengan jitu menyundul bola. Bukan ancaman serius bagi Jepang.
6 Menit
Paraguay mendapatkan peluang emas. Valdes di kotak penalti mencoba menendang bola tapi lagi-lagi gagal menggoyang gawang Jepang. Masih 0-0.
8 Menit
Honda mencoba mencetak gol melalui bola mati. Tendangannya bisa dihalau pemain Paraguay... Jepang ingin mengulangi taktik serupa ketika menundukkan Denmark di babak penyisihan grup.
15 Menit
Masih 0-0. Wasit meniup peluit panjang. Lima belas menit pertama perpanjangan waktu usai. Radio BBC 5 : "Nasib Paraguay dan Jepang besar kemungkinan akan ditentukan dengan adu penalti."
Wasit memulai kembali pertandingan Paraguay-Jepang di babak 16 besar. Komentator BBC Chris Waddle : "Permainan kedua tim sangat membosankan. Sangat negatif."
19 Menit
Paraguay dan Jepang saling serang, tapi lagi-lagi terlalu banyak pemain di kandang masing-masing... Kedua tim sama-sama kesulitan mencetak gol. Komentator BBC Chris Waddle : "Paraguay dan Jepang ingin adu penalti. Sejauh ini mereka hanya mencoba mempertahankan posisi (0-0). Masih berhati-hati..."
23 Menit
Endo mendapatkan kartu kuning. Harus absen di laga berikutnya bila Jepang maju ke babak perempat final.
25 Menit
Radio BBC 5 : "Para pemain tampak kelelahan..." Peluang emas untuk Jepang melalui kerja sama yang rapi, menusuk pertahanan Paraguay melalui sektor kanan... Sayang gagal lagi mengubah papan skor.
30 Menit
Pertandingan babak kedua perpanjangan waktu telah berakhir. Adu penalti pertama di babak 16 besar.
ADU PENALTI
Sementara Anda menunggu adu penalti, kami sampaikan sekilas info : Informasi yang dikumpulkan BBC menyebutkan Liverpool diberi izin untuk berunding dengan Roy Hodgson soal kemungkinan menjadi manajer menggantikan Rafa Benitez.
Persiapan untuk adu penalti. Paraguay akan ambil kesempatan pertama.
Barreto cetak gol 1-0 untuk Paraguay.
Endo ambil kesempatan pertama untuk Jepang. Gol. Sangat tenang. 1-1
Barrios masukkan bola, meski kiper Jepang bisa mengantisipasi arah bola. 2-1
Hasebe ubah skor menjadi 2-2.
Bonet masukkan bola 3-2 untuk Paraguay.
Tendangan Komano gagal.
Valdez memasukkan bola. 4-2 untuk Paraguay.
Honda perkecil ketertinggalan menjadi 4-3.
Cardozo memastikan kemenangan 5-3 untuk Paraguay. Untuk pertama kalinya Paraguay maju ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi pemenang Spanyol-Portugal.
Jepang berkemas pulang.

Keisuke Honda dan Yasuhito Endo
Ketika Perang Dunia II, terutama di kawasan Samudera Pasifik mencapai tahap-tahap akhir dunia dikejutkan strategi Kamikazeyang dilakukan Angkatan Bersenjata Kekaisaran Jepang.
Pasukan Kamikaze menyerudukkan pesawat tempur ke kapal induk atau kapal perang Amerika Serikat.
Saat itu, Jepang sudah di ambang kekalahan, namun meski demikian pasukan Jepang setidaknya memberikan perlawanan sengit hingga titik darah penghabisan.
Semangat kamikaze itulah yang akan diusung Keisuke Honda dkk ketika menjalani pertandingan hidup mati menghadapi Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2010.
Bedanya, di Perang Dunia II saat itu kamikaze digunakan karena tak ada jalan lain untuk menghambat laju pasukan Amerika dan peluang Jepang memenangkan perang sudah habis.
Namun, Pretoria semangat kamikaze harus digunakan untuk memperbesar peluang bahkan jika mungkin memenangkan tiket ke babak perempat final.
Sementara itu Paraguay tentu tak akan tinggal diam. Roque Santa Cruz dkk tentu akan berupaya mati-matian melewati hadangan Samurai Biru.
Dan, stadion Loftus Versveld akan menjadi saksi apakah kekuatan fisik Paraguay atau sayatan Samurai Biru Jepang yang keluar sebagai pemenang.

Andalkan Honda

Mencetak gol dari tendangan bebas langsung akan menjadi sebuah keuntungan.
Takeshi Okada
Untuk menghadapi Paraguay, pelatih Jepang Takeshi Okada tampaknya tidak akan mengubah formasi pemain ketika mereka mengalahkan Denmark 3-1. Dengan masih mengandalkan ketajaman Keisuke Honda di lini depan.
"Jika kami bermain 100 persen, kami memiliki peluang besar memenangkan pertandingan," kata Okada seraya mengatakan target Jepang sejak awal adalah babak semi final.
Okada tampaknya tetap akan mengandalkan kemampuan para pemainnya, seperti Honda dan Yasuhito Endo, mengeksekusi bola-bola mati, seperti yang dilakukan saat mengalahkan Denmark.
Bahkan, secara khusus Okada menginstruksikan para pemainnya untuk mengasah kemampuan mereka mencetak gol dari bola-bola mati.
"Mencetak gol dari tendangan bebas langsung akan menjadi sebuah keuntungan," tandas Okada.
Sementara Honda, sejauh ini sudah mencetak dua gol dan duaassist. Tak pelak, Honda menjadi tumpuan harapan Okada di lini depan.
"Saya berharap Honda kembali mencetak gol," kata Okada
Okada memprediksi Paraguay akan bermain lebih defensif sambil mencari peluang untuk mencetak gol melalui serangan balik.
"Kami harus berhati-hati dengan pertahanan dan kecepatan serangan balik mereka," kata Okada.
Namun, kapten tim Makoto Hasebe memperingatkan Paraguay bahwa Samurai Biru pun memiliki kecepatan untuk melakukan serangan balik berbahaya.
"Salah satu kekuatan kami adalah serangan balik. Itu adalah salah satu senjata kami," kata Hasebe yang merumput di Liga Jerman bersama Wolfsburg.

Cetak gol cepat

Sebagian pemain saat ini pernah kami hadapi dua tahun lalu. Sehingga, kami sudah memiliki pengetahuan soal tim Jepang.
Gerardo Martino
Sementara itu, pelatih Paraguay Gerardo Martino menginstruksikan agar para pemainnya bisa secepat mungkin mencetak gol ke gawang Jepang.
Martino yakin siapapun yang terlebih dulu mencetak gol maka berkesempatan lebih besar memenangkan pertandingan.
"Gol pertama akan sangat menentukan apalagi di babak knock-out seperti ini. Sebuah tim yang tertinggal satu gol akan kesulitan mengejar kemenangan dalam 90 menit," kata Martino.
Namun, kesulitan Paraguay adalah minimnya gol yang dicetak lini depan mereka. Sepanjang babak penyisihan grup Paraguay hanya mencetak tiga gol dan menjadi tim paling minim gol yang lolos ke 16 besar.
"Dalam pertandingan nanti kami harus memenangkan penguasaan bola lebih banyak. Dengan banyak menguasai bola maka peluang mencetak gol akan semakin besar," tambah Martino.
Di mata Martino, Jepang adalah tim dengan kecepatan dan kemampuan bagus serta sangat berbahaya jika memilliki peluang mencetak gol. Namun, pelatih asal Argentina itu yakin bisa mengatasi satu-satunya wakil Asia yang tersisa itu.
"Kami pernah menghadapi mereka di Piala Kirin dua tahun lalu (imbang 0-0). Sebagian pemain saat ini pernah kami hadapi dua tahun lalu. Sehingga, kami sudah memiliki pengetahuan soal tim Jepang," tandas pelatih asal Argentina itu.
Prakiraan pemain
Jepang : 1-Kawashima, 22-Nakazawa, 4-Tulio, 2-Abe, 3-Komano, 5-Nagamoto, 16-Okubo, 10-Nakamura, 17-Hasebe, 7-endo, 18-Honda
Paraguay : 1-Villar, 14-Da Silva, 21-Alcaraz, 3-Morel, 6-Bonet, 16-Riveros, 15-Caceres, 13-Vera, 19-Barrios, 18-Valdes, 9-Santa Cruz





PARAGUAY

Justo Villar - 7

Villar memperlihatkan kewaspadaan sepanjang laga, dan cukup tenang menghadapi serangan sporadis Jepang.

Antolín Alcaraz - 7
Performanya bisa diandalkan. Sejauh ini ia mungkin pemain Paraguay paling mengesankan di Piala Dunia.

Paulo Da Silva - 6
Sebagai pengawal Honda, Da Silva cukup bisa menjalankan tugasnya.

Claudio Morel Rodríguez - 6.5
Terlihat gugup ketika maju ke depan tapi secara keseluruhan ia memuaskan pelatih.

Carlos Bonet - 7

Memberikan cukup dukungan untuk lini depan, dan cepat membantu pertahanan.

Cristian Riveros - 7.5
Sebagai gelandang, Riveros piawai mendistribusikan umpan ke lini depan.

Néstor Ortigoza - 7
Ia figur kompetitif di lini tengah. Kontribusi pentingnya pada tackling, dan mampu memberi dukungan bagi pemain depan.

Edgar Benítez - 6
Hanya sesekali memperlihatkan skill-nya. Secara keseluruhan adalah figur peripheral.

Enrique Vera - 6
Peformanya cukup menjanjikan tapi kesulitan menciptakan peluang.

Lucas Barrios - 7.5
Ia memiliki peluang brilian di babak pertama, dan secara konstan mengancam pertahanan lawan. Kepiawaiannya mengontrol bola cukup menyita perhatian.

Roque Santa Cruz - 6
Bermain terlalu sopan di babak pertama, ketika rekan-rekannya sibuk membuka skor. Setelah itu tidak terdengar lagi.


Pemain Pengganti

Nelson Valdez (on 60' for Benitez) - 6.5
Ia cukup bisa menyatu sejak menit pertama, tapi kurang greget dalam penyelesaian akhir.

Edgar Barreto (on 75' for Ortigoza) - 7

Kontribusi pentingnya adalah pada permainan umpannya yang efektif, dan membuat pemain Jepang kerepotan.

Oscar Cardozo (on 94' for Santa Cruz) - 6.5
Membuang peluang pertama sejak masuk menggantikan Santa Cruz, tapi mencetak gol penalti yang membuat timnya lolos.


JEPANG

Eiji Kawashima - 7
Membuat dua penyelamatan cerdas dari tembakan Barrios dan Valdez di perpanjangan waktu.

Marcus Tulio Tanaka - 8
Tenang menghadapi tekanan, dan piawai menghalau serangan dari udara. Inilah figur penting Jepang.

Yuichi Komano - 7
Solid di lini belakang, tapi tak melihat Benitez menerobos pertahanannya. Dia menjadi bencana Jepang saat adu penalti.

Yuji Nakazawa - 8
Paling heroik. Pengalaman Nakazawa melakukan blok dan intersep membuat gawang Jepang tak kebobolan sampai menit terakhir perpanjangan waktu.

Yuto Nagatomo - 7
Ia bagian penting dari pertahanan Jepang. Kekuatannya membuat mampu mengatasi serangan dari tengah.

Yuki Abe - 6.5
Mampu mendukung serangan tim.

Yasuhito Endo - 6
Pekerja keras, set-piece-nya sering membahayakan.

Makoto Hasebe - 7
Sebagai kapten Blue Samurai, Hasebe sama sekali tak membuat kesalahan.

Yoshito Okubo - 7.5
Terengah-engah sepanjang laga, dan melakukan yang terbaik untuk Jepang.

Keisuke Honda - 8
Gerakannya tanpa atau dengan bola secara konstan membahayakan lini belakang Paraguay, yang membuat Da Silva harus kerja keras. Ia cerdek dengan permainan satu sentuhan, dan mampu membuat Jepang melakukan serangan balik cepat. 

Daisuke Matsui - 7
Matusi paling piawai menggunakan Jabulani. Ia memperlihatkannya ketika tembakannya menerpa mistar di babak pertama. Ia juga memperlihatkan chemistry-nya dengan Honda.


Pemain Pengganti

Shinjj Okazaki (on 65' for Matsui) - 6.5
Striker mapan ini melakukan yang terbaik sejak kali pertama masuk.

Kengo Nakamura (on 81' for Abe) - 6.5
Menciptakan beberapa terobosan bagus.

Keiji Tamada (on 105' for Okubo)
Terlalu sedikit menyentuh bola.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger