Home » » Spanyol melenggang ke perempat final (Spa 1-0 Por)

Spanyol melenggang ke perempat final (Spa 1-0 Por)

Written By Haris Ahmad on Wednesday, June 30, 2010 | 8:15 AM


villa

Spanyol menjadi tim terakhir yang maju ke babak perempat final Piala Dunia setelah dalam laga di babak 16 besar mengalahkan Portugal 1-0.
Gol kemenangan Tim Matador dicetak oleh David Villa di menit ke-62.
Gol ini berawal dari umpan Xavi di daerah penalti Portugal. Villa memanfaatkan umpan tersebut dengan melepaskan tembakan keras ke arah Eduardo, kiper Portugal.
Tendangan Villa bisa ditepis Eduardo, namun muntahan bola diterima kembali oleh Villa dan tendangannya yang kedua akhirnya menggoyang gawang Portugal.
Spanyol semestinya bisa mencetak lebih dari satu gol karena Fernando Torres, Villa, dan Sergio Ramos berkali-kali mampu masuk ke jantung pertahanan Portugal. Disiplin yang tinggi menghindarkan Portugal dari kekalahan telak.
Portugal, meski dikurung terus menerus, beberapa kali mencatat peluang emas. Di antaranya melalui tendangan bebas kapten Cristiano Ronaldo di babak pertama.
Namun tendangan lengkungnya bisa dimentahkan oleh Iker Casillas.
Mengomentari kekalahan ini, pelatih Portugal Carlos Queiroz mengatakan Spanyol memang bermain lebih efektif. "Kami hanya bisa melakukan serangan balik namun sayangnya kami tak berhasil mencetak gol," kata Queiroz.
Di babak perempat final nanti Spanyol akan berhadapan dengan Paraguay, yang sebelumnya menundukkan Jepang 5-3 melalui adu penalti. Di atas kertas Spanyo akan bisa mengatasi Paraguay.
"Kami merasa yakin (bisa menang). Namun kami tetap harus berhati-hati. Kami akan tetap berupaya keras dan berharap bisa mencatat sejarah," kata pelatih Spanyol Vicente del Bosque.
Selain Spanyol-Paraguay, enam tim yang memastikan diri maju ke babak delapan besar adalah Belanda, Brasil, Uruguay, Ghana, Argentina, dan Jerman.




3 Menit
Pertandingan baru berjalan beberapa menit namun Torres sudah meneror gawang Portugal. Sebelum pertandingan komentator BBCAlan Shearer menjagokan Spanyol : "Pertandigan akan berjalan ketat tapi Spanyol akan menang."
6 Menit
Spanyol mengeksploitasi sektor kanan pertahanan Portugal. Beberapa serangan Spanyol efektif masuk melalui sektor ini.
9 Menit
Start yang bagus dari Spanyol. Belum ada serangan berarti dari C. Ronaldo dkk. Sementara itu, seperti biasa, suara vuvuzela tak berhenti menggema.
16 Menit
Komentator BBC Graham Taylor : "Pertandingan yang menarik. Semoga terus seperti ini dan tidak berbalik menjadi laga yang membosankan." Taylor pasti mengacu ke pertandingan Paraguay v Jepang.
18 Menit
Ciri khas Spanyol jelas terlihat : permainan cepat yang mengalir lancar dari kaki ke kaki.
20 Menit
Portugal unjuk gigi memaksa Casillas menghalau bola dan bertabrakan dengan pemain Portugal. Masih 0-0.
22 Menit
Ronaldo menembakkan bola dari sektor kiri, namun tendangannya terlalu lemah. Sama sekali tidak mengancam gawang Spanyol. Bola dikuasai Spanyol sejauh ini, Portugal memanfaatkan serangan balik.
24 Menit
Spanyol kurung Portugal, lagi-lagi dari sektor kanan pertahanan Portugal. Sejauh ini pertahanan Portugal masih kokoh.
26 Menit
Tendangan bebas untuk Portugal di wilayah Spanyol. Ronaldo akan ambil tendangan. Langsung mengarah ke Casillas, bola terlepas, bisa dihalau oleh pemain-pemain Spanyol.
29 Menit
Spanyol terus menguasai permainan. Portugal di sisi lain, sangat disiplin. Spanyol mencoba bebagai cara untuk mendobrak pertahanan Portugal.
33 Menit
Masih 0-0. Radio BBC 5 Live : Permainan Torres belum maksimal, jauh dari performa yang ia tunjukkan ketika membela Liverpool.
36 Menit
Upaya Spanyol menerobos pertahanan Portugal kembali gagal. Terlalu banyak permain Portugal di lini belakang.
38 Menit
Portugal ganti menggedor Spanyol dari sayap kanan. Umpan lambung ke depan gawang Casillas gagal dimanfaatkan Almeida. Portugal makin menunjukkan diri seperti Swis. Siap membuat kejutan?
41 Menit
Serangan balik super cepat dari Portugal, bisa dibaca dengan balik oleh Casillas. Gawang Spanyol aman, untuk sementara ini. Portugal kembali berupaya mendobrak pertahanan Spanyol, sundulan Tiago melebar.
Reporter BBC Chris Bevan : "Permainan Portugal tidak secantik Spanyol, tapi lebih gigih."
45 Menit
Wasit menambah 1 menit. Belum juga ada gol. Wasit meniup peluit panjang, babak pertama berakhir. Presenter BBC Gary Lineker : "Laga yang sangat ketat." Komentator BBC Alan Hansen : "Layak tonton. Tapi Casillas tampil kurang meyakinkan. Tangkapan bolanya kurang lengket."
46 Menit
Babak kedua dimulai.
49 Menit
Masih seperti babak pertama, Spanyol menguasai permainan, namun Portugal tidak meyerah begitu saja. Komentar pembaca BBCIsabel : "Bosan dengan aneka komentar yang memuji Spanyol. Portugal lebih pandai memanfaatkan peluang."
50 Menit
Puyol nyaris memasukkan bola ke gawang sendiri. Jangan remehkan serangan balik Portugal... Lini belakang Spanyol panik?
53 Menit
Spanyol membangun serangan dengan dimotori oleh Ramos, Iniesta, dan Villa. Portugal merapatkan barisan pertahanan. Masih 0-0.
56 Menit
Masih berjalan menarik dan cepat laga antara Spanyol dan Portugal, yang masing-masing menempati peringkat 2 dan 3 dunia versi FIFA. Komentator BBC Mark Lawrenson : "Lini belakang Portugal sangat disiplin. Setiap serangan Spanyol bisa dipatahkan sejauh ini."
59 Menit
Penguasaan bola Spanyol 62% tapi belum juga bisa membobol gawang Portugal...
60 Menit
Spanyol mencatat peluang emas. Villa lepas dari kawalan tiga pemain Portugal, lesakkan bola ke arah gawang lawan, sayang tendangannya melebar.
62 Menit
GOL UNTUK SPANYOL.
David Villa terima umpan dari Xavi di kotak penalti, tembak bola ke gawang Portugal, ditepis kiper, tembak lagi dan masuk. 1-0 untuk Spanyol. 
66 Menit
Tendangan bebas untuk Spanyol setelah Capdevila dijatuhkan.
68 Menit
Torres bisa dijinakkan oleh barisan pertahanan Portugal, tapi Villa masih liar...
69 Menit
Spanyol menggedor pertahanan Portugal kali ini melalui Ramos di sektor kiri pertahanan Portugal. Tendangan geledeknya melebar.
71 Menit
Portugal tarik Pepe dan memasukkan Pedro Mendes. Masih 1-0 untuk Spanyol. Bila posisi ini bertahan hingga peluit panjang, Spanyol melenggang ke perempat final dan menghadapi Paraguay.
74 Menit
Spanyol makin sering serang Portugal melalui sektor kiri melalui Ramos. Belum membuahkan hasil sejauh ini. Masih 1-0 untuk Spanyol.
76 Menit
Villa terus merepotkan pertahanan Portugal. Dia sering tidak terkawal dan leluasa menembak bola ke gawang Portugal.
79 Menit
Spanyol masih menguasai jalannya pertandingan. Belum ada tanda-tanda Spanyol kendurkan tekanan. C. Ronaldo belum memberi sumbangan penting bagi Portugal di babak kedua.
81 Menit
Laga menyisakan sembilan menit. Spanyol membangun serangan melalui Ramos, Pique dan Busquets. Gagal masuk ke jantung pertahanan Portugal. Apakah Spanyol sudah puas dengan hanya satu gol?
85 Menit
Portugal coba tekan Spanyol melalui Coentrao di sektor kanan pertahanan Spanyol.
87 Menit
Villa, sang pencetak gol, diganti. Pedro masuk.
88 Menit
Costa, pemain Portugal dikartu merah. Ada kontak tangan Costa dengan wajah pemain Spanyol di kotak penalti sendiri. Komentator BBC Graham Taylor : "Costa tidak seharusnya mendapatkan kartu merah."
90 Menit
Tambahan waktu 3 menit untuk laga Spanyol-Portugal. Para pemain Portugal tekan Spanyol. Belum ada perubahan skor. Serangan bertubi-tubi dari Portugal, Spanyol rapatkan barisan.
Wasit tiup peluit panjang. Spanyol maju ke perempat final.Graham Taylor : Spanyol menang dan memang lebih layak lolos ke delapan besar.

spanyol
Di babak 16 besar Piala Dunia 2010, ada dua pertandingan yang dinanti para penggemar sepak bola seluruh dunia, yaitu Inggris kontra Jerman dan Spanyol versus Portugal.
Setelah, pertandingan Inggris melawan Jerman berakhir dengan kekecewaan baik dari sisi hasil maupun penampilan Inggris yang melempem, maka tampaknya publik sepak bola berharap banyak pada partai Spanyol kontra Portugal.
Pertemuan kedua negeri Semenanjung Iberia ini bukan sekadar pertarungan menuju perempat final Piala Dunia namun juga untuk mengurangi dominasi Matador atas Portugal.
Maklum, dari 32 kali pertemuan Portugal hanya mampu meraih lima kemenangan, sedangkan Spanyol mencetak 15 kemenangan.
Spanyol, yang datang sebagai unggulan dan status juara Eropa tentu tidak ingin pulang terlalu cepat. Sementara itu, Portugal ingin membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan.
Dari sisi kualitas, kedua tim sangat berimbang. Spanyol dengan nama-nama seperti Xabi Alonso, Cesc Fabregas, Xavi Hernandez, David Villa dan Fernando Torres menjanjikan gabungan antara permainan indah dan serangan mematikan.
Sedangkan Portugal dengan mega bintang Cristiano Ronaldo ingin membuktikan diri bahwa mereka layak disebut sebagai Brasil-nya Eropa.

Patahkan kutukan

Spanyol, selama ini dikenal sebagai tim dengan penampilan luar biasa saat penyisihan grup, namun melempem di saat putaran final. Kondisi ini bak sebuah 'kutukan' bagi Spanyol di semua turnamen internasional.
Sepanjang kiprahnya, prestasi tertinggi Spanyol adalah finalis Piala Eropa 1984 dan juara empat Piala Dunia 1950 di Brasil. Sisanya, mereka adalah tim penuh bintang dengan status penggembira.
Namun, dua tahun lalu kutukan ini berakhir ketika Fernando Torres dkk berhasil meraih trofi Piala Eropa setelah mengalahkan Jerman 1-0 di babak final.
Setelah sukses di Eropa, tentunya Spanyol berharap bisa menghapus 'kutukan' serupa di ajang Piala Dunia 2010. Dan seperti biasa Spanyol melaju mulus di babak kualifikasi zona Eropa.
Sayangnya, di pertandingan pertama putaran grup, Spanyol dijungkalkan Swiss 0-1. Kekalahan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa 'kutukan' Spanyol belum akan berakhir.
Beruntung, Spanyol akhirnya lolos ke babak 16 besar. Dan Portugal akan menjadi bukti apakah Spanyol masil lekat dengan 'kutukan' turnamen besar.
Menghadapi Portugal tentu bukan pekerjaan mudah dan ini diakui pelatih Spanyol Vicente del Bosque. Apalagi, lanjut Del Bosque, Portugal bukan hanya Cristiano Ronaldo.
"Portugal adalah tim hebat dan mereka bukan hanya Cristiano Ronaldo. Tapi saya akui Ronaldo adalah salah satu pemain terbaik Portugal," kata Del Bosque.
Spanyol memang layak mewaspadai pemain lain Portugal selain Ronaldo. Sebab, setidaknya tujuh pemain Portugal merumput di Liga Spanyol sehingga mereka memahami betul karakter para pemain Spanyol.
"Dan jangan lupa, sejauh ini Portugal adalah satu-satunya tim yang belum kebobolan. Ini membuktikan mereka adalah tim yang solid dan tidak hanya mengandalkan kemampuan individu," tambah Del Bosque.
Portugal, di mata Del Bosque, akan mengandalkan sistem pertahanan solid dan serangan balik cepat yang mematikan. Sehingga, Del Bosque sudah mempersiapkan timnya menghadapi sebuah pertandingan sulit.
"Pertandingan nanti akan menjadi sebuah pertandingan berat. Dan hanya tim terbaik yang akan lolos," pungkas Del Bosque.

Tampil menyerang

Portugal, meski diperkuat mega bintang Cristiano Ronaldo, datang ke Afrika Selatan bukan sebagai unggulan. Apalagi Selecao das Quinas terseok-seok di babak kualifikasi dan lolos ke putaran final melalui babak playoff.
Menghadapi Spanyol yang lebih diunggulkan, pelatih Carlos Queiroz menyatakan anak-anak asuhnya sudah siap dan tak gentar menghadapi tetangga sekaligus rivalnya itu.
"Kami siap menghadapi siapapun. Kami sudah melewati pertandingan kritis di babak kualifikasi dan kami sekali lagi menghadapi sebuah pertandingan hidup mati di Piala Dunia. Dan kini hanya ada satu tujuan dalam benak kami yaitu bertahan di Piala Dunia," kata Queiroz.
Dan untuk bertahan di Piala Dunia Queiroz mencanangkan tampil menyerang untuk membongkar pertahanan Spanyol.
"Kami ingin memenangi pertandingan ini sejak menit pertama. Kami tak tahu apakah pertandingan akan selesai 90 menit atau lewat adu penalti. Yang jelas kami akan tampil menyerang.
Namun, lanjut Queiroz, meski menjanjikan tampil menyerang Portugal tak melupakan pertahanan yang terbuktu menjadi salah satu kunci kekuatan tim ini. Dari 26 pertandingan internasional terakhir, Portugal mencatat clean sheet di 23 pertandingan.
"Kami tidak boleh melupakan pertahanan. Namun, kemenangan hanya diperoleh melalui sebuah serangan," tandas Queiroz.
Untuk melancarkan serangan, Queiroz bisa berharap pada pengatur serangan Deco yang sudah dinyatakan fit setelah absen di dua pertandingan terakhir.
Sementara di lini depan, Cristiano Ronaldo masih menjadi tumpuan dengan topangan Simao dan Raul Meirelles di lini tengah.

Prakiraan pemain

Spanyol : 1-Casillas, 15-Ramos, 11-Capdevilla, 3-Pique, 5-Puyol, 16-Busquets, 20-Javi Martinez, 8-Xavi, 9-Torres, 7-Villa
Portugal : 1-Eduardo, 3-Ferreira, 23-Coentrao, 6-Carvalho, 2-Alves, 7-Ronaldo, 19-Tiago, 26-Meirelles, 15-Pepe, 9-Liedson, 11-Simao
Wasit: Hector Baldassi (Argentina)
Asisten: Ricardo Casas dan Hernan Maidana (Argentina)
Ofisial keempat: Carlos Batres (Guatemala)



SPANYOL

Iker Casillas - 6: Casillas berhasil mengamankan sejumlah peluang, baik tendangan bebas Ronaldo maupun dengan memblok sejumlah umpan dan pergerakan pemain lawan. Hanya saja, ia memiliki kelemahan dalam mengantisipasi bola-bola atas.

Sergio Ramos - 7,5: Ramos berhasil mengawal pertahanan di sisi kanan, terutama saat mengantisipasi bola dari hasil tendangan sudut lawan. Di babak kedua, ia ikut membantu serangan dan mampu mengatasi hadangan Coentrao. Ia bahkan memiliki peluang mencetak gol, tapi masih bisa dihalau kiper Portugal Eduardo.

Puyol - 7: Puyol sukses mengawal pertahanan timnya dari gempuran lawan. Meski partnernya, Pique, sedang tidak dalam performa terbaik, Puyol berhasil mengantisipasi setiap umpan para pemain Portugal yang mengarah gawang.

Pique - 6: Penampilan Pique kali ini masih lebih baik dari beberapa laga sebelumnya. Ia masih bisa melakukan antisipasi dengan cukup baik, meski sejumlah serangan lawan sempat membuatnya kewalahan.

Busquets - 6: Busquets tampil cukup rapi dalam menahan sejumlah gempuran Portugal.

Xavi - 7: Di babak pertama, Xavi belum tampil gemilang. Tapi, di babak kedua ia sukses melakukan tugas gelandang di tengah, termasuk melakukan kerjasama apik dengan Iniesta.

Xabi Alonso - 6: Usai mengalami cedera engkel, Alonso tampak berhati-hati dalam pertandingan ini. Meski demikian, ia sukses menjaga lini tengah Spanyol.

Iniesta - 8: Pergerakan Iniesta dari berbagai sisi sempat membuat barisan tengah dan pertahanan Portugal harus bekerja keras untuk menjaganya. Konstrubusinya atas tercipta gol Villa sangatlah nyata karena ia mampu membaca pergerakan rekan-rekannya.

David Villa - 8,5: Villa tampil gemilang dalam pertandingan ini. Selain mencetak gol penentu kemenangan, pergerakannya sering membahayakan lawan sepanjang pertandingan.

Fernando Torres - 5: Torres tampak frustasi karena belum bisa menciptakan peluang emas, termasuk dalam urusan mencetak gol.

Pemain Pengganti:

Llorente - 7: Kehadian Llorente memberikan pengaruh terhadap permainan Spanyol yang kian jadi bersemangat. Ia memiliki peluang bagus jelang pertandingan berakhir, meski gagal dikreasi menjadi gol.

Pedro: N/A

Marchena: N/A

PORTUGAL

Eduardo - 8: Meski gawangnya jebol juga, tapi secara umum Eduardo tampil bagus dengan menyelamatkan sejumlah peluang Spanyol. Sebab kalau tidak, bisa saja gawangnya bisa kebobolan lebih dari satu gol.

Ricardo Costa - 5: Costa gagal mengawal pergerakan Villa di jantung pertahanan. Apalagi, ia mendapat kartu merah usai melanggar Capdevila.

Bruno Alves - 6: Bek Porto itu sebenarnya sukses mengawal pergerakan Torres, tapi setelah masuknya Llorente, ia justru kewalahan.

Ricardo Carvalho - 7: Carvalho sebenarnya tampil bagus dalam pertandingan ini dan sigap dalam menjaga pertahanan timnya, termasuk saat menjaga posisi yang ditinggalkan Costa. Tapi, sayang timnya harus kalah.

Fabio Coentrao - 6,5: Coentrao sebenarnya tampil bagus dalam melakukan intersep dan umpan ke depan gawang Spanyol. Tapi, di babak kedua pergerakannya berhasil diantisipasi oleh Ramos.

Pepe - 6: Pepe sebenarnya sudah bekerja keras menjaga pertahanan timnya di depan empat bek. Tapi, saat timnya mulai sering diserang di babak kedua, pemain Real Madrid itu kewalahan dan harus ditarik keluar di menit ke-72.

Tiago - 6: Tiago tampil menyerang di pertandingan lawan Korea Utara dengan mencetak gol. Sayang, kali ini tugasnya justru membantu pertahanan.

Raul Meireles - 6: Meireles melakukan berbagai pergerakan di sisi kanan dan kiri pertahanan dengan mengirim umpan-umpan ke depan gawang Spanyol. Tapi, usahanya gagal disambut sejumlah rekannya.

Cristiano Ronaldo - 5: Bintang Real Madrid itu tampak frustasi di pertandingan ini. Ia gagal melakukan pergerakan ke area pertahanan lawan karena mudah dibaca para pemain tengah dan bertahan Spanyol. Sempat memiliki peluang lewat tendangan bebas, tapi gagal berbuah gol.

Simao - 5: Simao sebenarnya tampil bagus saat melakukan kerjasama dengan Coentrao, tapi sayang ia gagal berduel dengan para pemain tengah dan bertahan Spanyol.

Hugo Almeida - 7: Striker Werder Bremen itu memiliki sejumlah peluang melalui sundulan kepala. Sayang, tidak ada satu peluang pun yang mengancam gawang Spanyol.

Pemain Pengganti:

Danny - 5: Danny gagal melakukan penyisiran di sisi kanan lapangan. Meski sempat memiliki peluang, tapi gagal dimanfaatkan dengan baik.

Liedson - 5: Diharapkan bisa memecah kebuntuan, Liedson justru gagal mengancam pertahanan lawan.

Pedro Mendes - 5: Pergerakannya mudah dibaca oleh Xavi dan Iniesta sehingga gagal memberikan pengaruh buat tim.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger