Home » » Sepuluh Pemain Australia Tahan Ghana 1-1

Sepuluh Pemain Australia Tahan Ghana 1-1

Written By Haris Ahmad on Thursday, June 24, 2010 | 10:39 AM

Sepuluh Pemain Australia Tahan Ghana 1-1

Ghana gagal memetik kemenangan kedua di Piala Dunia 2010 setelah hanya bisa bermain 1-1 dengan 10 pemain Australia pada laga Grup D, di Stadion Royal Bafokeng, Rustenberg, Sabtu (19/6).
Namun demikian, Ghana untuk sementara memimpin grup dengan nilai empat dan unggul satu angka dari Jerman dan Serbia. Adapun Australia menjadi juru kunci dengan nilai satu.

Australia sebenarnya memulai laga dengan positif. Bahkan pasukan Pim Verbeek mampu unggul lebih dulu melalui sontekan Brett Holman yang memanfaatkan blunder kiper Richard Kingson yang gagal menangkap bola tendangan bebas Mark Bresciano padamenit ke-11.

Namun malang bagi The Socceroos karena harus kehilangan striker Harry Kewell pada menit ke-24 setelah mendapat kartu merah.

Wasit Roberto Rossetti menilai pemain Galatasaray ini melakukan handball ketika menahan tembakan keras kapten Ghana, John Mensah, yang mengalir deras menuju gawang.

Akibatnya, selain kehilangan pemain, Australia pun harus rela diganjar hukuman penalti. Striker Asamoah Gyan tak membuang kesempatan untuk mencetak gol keduanya dari titik penalti di Piala Dunia 2010 demi kedudukan imbang 1-1.

Adapun kartu merah bagi Kewell adalah yang kedua bagi Australia setelah di laga perdana melawan Jerman lalu kehilangan Tim Cahill. Kewell juga menjadi pemain dengan kartu merah tercepat di Piala Dunia sejak Carlos Paredes dari Paraguay yang menerimanya di menit ke-22 saat melawan Slovenia di Piala Dunia 2002.

Kendati demikian, Australia justru bermain relatif lebih baik setelah kehilangan Kewell. Meski kalah secara penguasaan bola, Australia mampu bertahan dengan baik dan menyerang secara efektif.

Ghana mendapat serangkaian peluang emas di babak kedua. Tercatat ada tiga peluang dari Gyan yang pantas menjadi gol. Namun dua di antaranya berhasil dipatahkan kiper Mark Schwarzer yang tampil baik di laga ini.

Australia juga sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol kedua pada menit ke-72. Namun pemain pengganti Scott Chipperfield gagal menundukkan Kingson dari jarak dekat dan Joshua Kennedy tak mampu memanfaatkan bola rebound.

Beruntung bagi Australia, Ghana juga gagal memanfaatkan peluang untuk mengubah skor ketika tandukan Mensah hanya melebar tipis dan upaya Quincy Oqusu-Abeuie digagalkan Schwarzer.

Bagi Australia, peluang untuk lolos ke perempat final masih terbuka meski kecil. Pada laga terakhir, mereka harus menang atas Serbia sambil berharap Jerman takluk dari Ghana.

Susunan pemain

Ghana: Kingson; Pantsil, Mensah, Addy, Sarpei; Annan; Asamoah (Muntari 77), Boateng (Amoah 87); Ayew, Gyan, Tagoe (Owusu-Abeyie 57).

Australia: Schwarzer; Wilkshire (Rukavytsya 84), Moore, Neill, Carney; Valeri, Culina; Emerton, Holman Kennedy 68), Bresciano (Chipperfield 65); Kewell.

GHANA

Kingson – 6
Kesalahannya menyebabkan Australia mencetak gol. Melakukan dua kesalahan lagi. Sebagai pemain berpengalaman, Kingson seharusnya bermain lebih baik. Ia beruntung Australia tak mencetak gol lagi akibat kesalahannya.

Pantsil – 6
Tembakan jarak jauhnya dalah salah salah satu senjatanya, meski dia bukan orang yang suka permainan terbuka. Australia memanfaatkan kelemahannya pada bola-bola atas. Pantsil bertahan habis-habisan, dan terjatuh dengan hidung dan mulut berdarah.

Jonathan Mensah – 7
Ini kali ketiga Mensah memperkuat timnas. Ia membuat Kewell menyentuh bola dengan tangan saat hendak menyapu bola.

Addy – 5
Sulit bagi centre-back tak berpengalaman mengawali laga. Ia sering gugup, dan diganjar kartu kuning untuk pelanggaran tak perlu.

Sarpei – 6
Tidak berguna untuk opsi penyerangan secara terus-menerus. Ia kurang greget ketika kembali ke bawah. Tandukannya buruk.

Annan – 6.5
Melakukan pelanggarak tak perlu yang membuat Bresciano menjadi algojo tembakan bebas, dan menjadi gol. Namun takclingnya cukup keras.

Boateng – 6.5
Ia tak berperan bagus saat Ghana mulai membuka ruang untuk menyerang. Namun sempat dua kali melepas tembakan, salah satunya memaksa Schwarzer menepis.

Tagoe – 6
Tidak banyak menghadirkan ancaman bagi pertahanan Australia, dan hanya sekali melepas tembakan ke arah gawang lawan. Di babak kedua, ia pantas digantikan.

Asamoah – 7
Sekali lagi Asamoah memperlihatkan permainan menawan. Sayang banyak umpan-umpan matang yang dibuat percuma.

Ayew – 7
Masih muda, dan performanya di luar perkiraan. Ia menciptakan ritme, dan banyak memainkan bola di tengah sebelum rekan-rekannya bergerak.

Gyan – 6.5
Ia dua kali membuat Australia ketar-ketir. Hanya bisa mencetak gol dari titik penalt. Terlalu seirng membuat peluang.


Pemain Pengganti

Owusu Abeyie – 6
Ia memiliki kemampuan individu yang mampu memprovokasi lawan untuk mengeroyoknya, tapi hanya sedikit yang bisa dimanfaatkan.

Muntari – n/a

Amoah – n/a



AUSTRALIA

Schwarzer – 7.5
Mampu mengatasi persoalan denga Jabulani. Membuat sejumlah penyelamatan, dan hanya dikalahkan oleh penalti.

Wilkshire – 7
Kokoh di pertahanan, dan mampu mengirim umpan matang. Sayang, salah satunya tidak bisa dimanfaatkan Chipperfield menjadi gol.

Neill – 7.5
Neil masih salah satu yang terbaik di lini belakang Australia. Ia membuat serangkain telling block saat Socceroos dalam tekanan.

Moore – 7
Sebagai veteran, ini mungkin penampilan terbaiknya. Namun Moore membuat dua kesalahan tak perlu yang menyebabkan terjadinya tembakan bebas di kawasan berbahaya. Ia tak lagi memiliki kecepatan, tapi pengalamannya sangat membantu.

Carney – 6.5
Sebagai debutan di Piala Dunia, Carney cukup menjanjikan. Ia membuat penegrasi bagus ke pertahanan lawan, dan turun dengan cepat untuk bertahan.

Valeri – 7
Pekerja keras di lapangan tengah, yang membuat Australia terus bisa menekan lawan. Pemain dengan disiplin tinggi, umpannya meyakinkan.

Culina – 6.5
Juga pekerja keras, tapi tak segan melakukan tindakan kotor untuk menggagalkan aliran serangan lawan.

Emerton – 6.5
Sebagai pemain melebar, Emerton berlari 11 kilometer. Secara umum ia mampu mempertahankan penguasaan bola, tapi selalu ingin menusuk lebih dalam ke pertahanan lawan.

Holman – 6.5
Ia pencetak gol pertama Australia di Piala Dunia 2010. Reaksinya cepat. Namun dipaksa bermain tunggal di lini depan, setelah Kewell didepak keluar.

Bresciano – 6.5
Tembakan bebasnya keras, yang membuat Kingson melakukan kesalahan dan melahirkan gol pertama. Ia cukup solid, meski tidak ada yang spektakuler dibuatnya.

Kewell – 6
Ia berteriak meminta penalti di menit kedua, tapi diusir keluar akibat menyentuh bola dengan tangan dan membuat Austraia terkena hukuman penalti.


Substitutes

Chipperfield – 7
Sebelum dia masuk, Australia telah kehialngan daya tekan akibat kelelahan sebagian pemainnya. Sayang sundulannya gagal menemui sasaran.

Kennedy – 7
Veteran Piala Dunia 2006. Ia membuat lini belakang Ghana pusing. Pim Verbeek mungkin menyesal tidak menurunkannya sejak menit pertama.

Rukavytsya – n/a
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger