Home » » Uruguay 1-0 Meksiko

Uruguay 1-0 Meksiko

Written By Haris Ahmad on Thursday, June 24, 2010 | 1:10 PM

Uruguay memastikan diri sebagai juara grup setelah menang 1-0 atas Meksiko, pada laga pamungkas penyisihan Grup A di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Selasa (22/6/10). Striker Luis Suarez yang menjadi penentu “La Celeste” untuk memuncaki klasemen, sehingga mereka terhindar dari duel maut di babak 16 besar.
Dengan menjadi juara grup, maka Uruguay akan menghadapi runner-up Grup B pada babak perdelapan final. Tim “Biru Langit” ini terhindar dari tim tangguh yang juga favorit juara, Argentina, dalam pertarungan memperebutkan tiket perempat final.
Sementara itu, Meksiko, meskipun kalah tetap berhak melangkah ke fase knock out. Tiket ini diraih karena pada pertandingan lain di Stadion Free State, Afrika Selatan hanya menang 2-1 atas Prancis. Afsel juga berpeluang lolos, namun peluang terlalu berat karena mereka butuh gol dengan selisih minimal lima untuk lolos.
Hasil terakhir ini membuat Uruguay tetap di puncak klasemen dengan 7 poin, diikuti Meksiko dan Afsel di tempat kedua dan ketiga dengan empat poin. Keduanya dipisahkan oleh selisih gol. Prancis di tempat terakhir dengan satu poin.
Jalan pertandingan
Meski hanya perlu bermain imbang untuk menyegel tiket ke babak 16 besar, baik Meksiko maupun Uruguay tetap tampil ngotot. Mereka sama-sama berusaha meraih kemenangan untuk menjadi juara grup, sehingga terhindar dari pertemuan dengan juara Grup B, Argentina, pada perdelapan final.
Uruguay tampil lebih agresif. Ketika pertandingan baru berusia lima menit, mereka sudah memberikan ancaman yang sangat berbahaya ke gawang “El Tri”, ketika Luis Suarez lolos dari jebakan off-side sehingga mampu menembus kotak penalti. Sayang, tendangan kaki kanan striker Ajax Amsterdam ini masih melebar di sisi kanan gawang. Selamatlah gawang Meksiko di menit-menit awal ini.
Menit ke-20, Uruguay kembali memberikan ancaman. Kali ini Alvaro Pereira yang berhasil menembus pertahanan Meksiko, setelah menerima umpan terobosan. Tetapi, gelandang serang ini terlalu buru-buru melepaskan tendangan, sehingga bola melenceng.
Meksiko langsung merespons dengan melakukan serangan balik yang cepat. Andres Guardado, yang menguasai bola, tidak menunggu waktu hingga menembus kotak penalti. Dari luar kotak 16 itu, dia melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya. Tetapi keberuntungan tampaknya belum berpihak kepada “El Tricolor”, karena bola sepakan Guardado yang tidak bisa dibendung kiper Fernando Muslera, mengenai mistar gawang.
Pada menit ke-42, Uruguay akhirnya mampu menjebol gawang Meksiko. Kali ini Suarez tak menyia-nyiakan peluang untuk mengoyak jala Meksiko yang dikawal Oscar Perez. Sundulannya menyambut umpan silang dari sayap kanan tak mampu dibendung. 1-0 untuk “The Sky Blue”, yang bertahan sampai jeda.
Di babak kedua, Uruguay terus mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-54, mereka nyaris menggandakan keunggulan ketika terjadi kemelut di depan gawang Meksiko. Diego Forlan mengawali kemelut itu dengan sundulannya, yang bisa ditepis Perez. Tetapi, Pereira yang melakukan rebound, gagal menjaringkan si kulit bundar karena membentur kumpulan pemain Meksiko yang berada di mulut gawang.
Terus berada dalam tekanan, Meksiko berusaha bangkit dan nyaris menyamakan skor pada menit ke-63. Sayang, Francisco Rodriguez tak sempurna menyundul bola hasil umpan silang Pablo Barrera dari sayap kanan, karena melebar di sisi kanan gawang. Padahal, Rodriguez dalam posisi bebas di mulut gawang ketika menyundul si kulit bundar.
Inilah peluang terbaik terakhir Meksiko dalam laga krusial tersebut. Karena, dalam waktu tersisa sampai peluit panjang berbunyi, tak ada lagi kans terbaik untuk mencetak gol balasan. Hal serupa juga terjadi pada Uruguay, yang gagal menambah gol lagi. Skor akhir tetap 1-0 untuk Uruguay.
Sebagai juara Grup A, Uruguay dan akan melawan runner-up Grup B, pada babak perdelapan final yang akan berlangsung 26 Juni mendatang, di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizebet. Sementara itu, Meksiko harus puas jadi runner-up dan sudah pasti bertemu Argentina pada 28 Juni mendatang di Stadion Soccer City, Johannesburg.
- Susunan pemain
Meksiko: 1-Oscar Perez; 15-Hector Moreno (8-Israel Castro), 2-Francisco Rodriguez, 3-Carlos Salcido, 5-Ricardo Osorio; 6-Gerardo Torrado, 4-Rafael Marquez, 18-Andreas Guardado (7-Pablo Barrera), 17-Giovani Dos Santos; 9-Guillermo Franco, 10-Cuauhtemoc Blanco.
Uruguay: 1-Fernando Muslera; 6-Mauricio Victorino, 2-Diego Lugano, 4-Jorge Fucile, 16-Maxi Pareira; 17-Egidio Arevalo, 15-Diego Perez, 11-Alvaro Pereira, 7-Edinson Cavani; 9-Luis Suarez, 10-Diego Forlan.


MEKSIKO

Perez 6: 
Hanya melakukan sedikit upaya keras, tapi cukup cerdas mengamankan gawangnya. Terutama ketika memanfaatkan tinjunya untuk menghalau bola.

Osorio 5.5: 
Mantan pemain Stuttgart ini seolah tidak menikmati hari menyenangkan. Ia kehilangan kemampuan bertahan di udara, yang memberi peluang kepada David Lugano untuk mencetak gol.

Rodriguez 6: 
Salah membaca arah bola di atas kepalanya, dan beruntung Suarez tidak memanfaatkannya. Ia tidak memiliki kesalahan fatal di pertahanan, tapi tak membantu serangan agar Meksiko menyamakan kedudukan.

Moreno 6: 
Seperti biasa defender AZ Alkmaar ini menunjukan distribusi yang baik di lini belakang. Mobilitasnya lumayan.

Salcido 6 :
Pemain turnamen yang mampu bermain bagus, tapi kali ini dibuat sulit oleh pergerakan Cavani.

Torrado 6: 
Wakil kapten ini tidak pernah mencoba melakukan sesuatu yang spektakuler di lapangan tengah.

Marquez 6:
Pemain Barcelona ini tidak bermain dalam performa terbaik, padahal Meksiko butuh gol. Meski demikian ia piawai di pertahanan.

Guardado 7:
Flying winger Deportivo mampu memperbaiki performa tim, yang membuat Javier Aguirre merasa tidak salah memilihnya. Ia memperlihatkan kemampuan dribblingnya, dan tembakan jarak jauh.

Dos Santos 6.5: 
Pemain paling potensi di lini depan Meksiko, tapi hanya tampil bagus di babak pertama. Meski demikian ia sulit dikeluarkan dari tim inti.

Blanco 6: 
Sang veteran masih bisa memperlihatkan sentuhan terbaiknya, dan kecerdasan bergerak. Sayang, fisiknya tidak lagi mendukung.

Franco 5: 
Sebagai target man, Franco gagal karena tidak bisa memperlihatkan kecepatan. 


Pemain Pengganti

Barrera 7:
Selalu menjadi pemain pengganti paling berguna. Ia memperlihatkan performa menawan di sebelah kanan, karena memiliki kecepatan dan umpan akurat.

Castro 5: 
Terlalu keasyikan bermain di tengah, tak pernah menikmati laga dan sering marah-marah.

Hernandez 5.5: 
Ia mencetak gol ke gawang Prancis, tapi tak berpengaruh banyak ketika masuk sebagai pemain pengganti.


URUGUAY

Muslera 6: 
Cukup tenang di bawah mistar, karena tidak sekali pun mendapat ujian dari penyerang Meksiko.

Maxi Pereira 6.5: 
Sebagai pemain bertahan, Pereira memiliki kecepatan bergerak ke semua sisi, dan rekan-rekannya di lapangan tengah merasa lini belakangnya terlindung dengan baik.

Diego Lugano 6 : 
Saat melawan Prancis, defender jangkung ini bermain di bawah par. Saat ini pun, dia tidak benar-benar berada dalam form terbaik. Meski demikian konsentrasinya cukup tinggi.

Victorino 6 : 
Pengganti Diego Godin ini adalah tipikal pemain belakang Uruguay yang tak kenal kompromi.

Fucile 8 : 
Inilah pemain terbaik Uruguay di pertandingan ini. Ia tidak hanya mampu menutup pertahanan, tapi juga menyuplai bola ke depan. Moment terbaiknya ketika menggagalkan kesempatan Meksiko.

Arevalo Rios 6: 
Seperti biasa, Rios menjalankannya sbagai terrier di lapangan tengah. Banyak memenangkan bola, dan efektif saat harus membantu pertahanan.

Perez 5:
Sebagai dinamo, pemain Monaco ini tidak sehebat saat tampil melawan Afsel. Kontribusinya terlalu sedikit. Sering cari selamat saat bertarung.

Alvaro Pereira 6: 
Seharusnya lebih banyak mengirim umpan silang ke Forlan. Tidak pernah menghadirkan ancaman.

Forlan 7: 
Bintang pada laga sebelumnya, tapi kali gagal secara konstan menghadirkan ancaman.

Suarez 7.5 : 
Meski kehilangan peluang pada menit-menit awal, kapten Ajax ini memanfaatkan satu peluangmenjadi gol lewat sundulan jarak dekat. Ia memperlihatkan diri sebagai penyerang berbahaya bersama Forlan.

Cavani 7 : 
Seperti kurang percaya diri, tapi akhirnya bisa memperlihatkan sosoknya sebagai pemain berbakat dengan umpan luar biasa yang menjadi gol.


Pemain Pengganti

Scotti 5: 
Sang veteran dimasukan untuk menggantikan Alvaro yang cedera, dan bermain di belakang.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger