Home » » Belanda maju ke babak final (Belanda 3-2 Uruguay)

Belanda maju ke babak final (Belanda 3-2 Uruguay)

Written By Haris Ahmad on Wednesday, July 7, 2010 | 9:05 AM

belanda
Belanda memastikan diri maju ke final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan setelah mengalahkan Uruguay 3-2 di Cape Town.
Belanda unggul terlebih dahulu melalui tendangan keras kapten Giovanni van Bronckhorst dari luar kotak penalti. Uruguay menyamakan kedudukan melalui Diego Forlan, juga dengan tendangan keras dari luar kotak penalti.
Belanda menambah dua gol di babak kedua masing-masing melalui Wesley Sneijder dan Arjen Robben. Dua gol ini dicetak dalam hitungan beberapa menit.
Posisi 3-1 sepertinya membuat Tim Oranye - julukan untuk Belanda - sudah mengantongi tiket ke babak final. Namun Uruguay belum menyerah dan mencetak gol di menit-menit terakhir babak kedua melalui tendangan Maximiliano Pereira.
Di injury time ini Uruguay membombardir pertahanan Belanda. Pertandingan yang selama 90 menit berjalan membosankan, tiba-tiba menjadi panas. Namun upaya Uruguay untuk menambah satu lagi gol dan memaksakan babak perpanjangan waktu gagal.
Hasil 3-2 untuk Belanda bertahan hingga peluit panjang sekaligus mengantarkan tim asuhan Bert van Marwijk ke final.
"Ini pertandingan yang sulit. Tapi kami sudah melupakan laga ini karena kami mencapai babak final sekarang," ujar Sneijder.
"Yang paling penting adalah memenangkan pertandingan. Tak ada yang lebih besar dari Piala Dunia. Rasanya luar biasa," imbuh Sneijder seperti dikutip kantor berita AFP.

Suntikan Van der Vaart

Pelatih Van Marwijk mengatakan para pemain Belanda layak berbangga.
Yang paling penting adalah memenangkan pertandingan. Tak ada yang lebih besar dari Piala Dunia. Rasanya luar biasa
Wesley Sneijder
"Hebat, kami bisa melakukannya. Sudah 32 tahun (kami menanti). Ini prestasi luar biasa untuk sebuah negara kecil," kata Van Marwijk.
Pemain belakang Uruguay Egidio Arevalo mengaku Belanda bermain lebih baik.
"Kami telah berupaya untuk bisa terus bertahan di turnamen ini. Namun kami dikalahkan oleh tim yang memang lebih baik," kata Arevalo.
Belanda sendiri bermain tidak terlalu istimewa. Tidak banyak pergerakan dan serangan dari bawah bisa dipatahkan para pemain Uruguay.
Dinamika Belanda berubah di babak kedua, tak lepas dari masuknya Rafael van der Vaart menggantikan Demy de Zeeuw. Pelatih Belanda Bert van Marwijk memasang pemain tengah yang bertipe menyerang.
Van der Vaart terbukti bisa membuat serangan Belanda lebih tajam dan ia seperti energi baru bagi tim.
Bagi Belanda, penantian selama 32 tahun telah berakhir. Di babak final hari Minggu, Belanda akan menghadapi pemenang laga Jerman-Spanyol.
Siapapun pemenangnya, partai puncak Piala Dunia 2010 diisi oleh dua tim dari Eropa.
Menit 90+3
Peluit panjang. Belanda sempat panik setelah dibombardir Uruguay dalam tiga menit terakhir. Kini Belanda bisa bernafas lega. Belanda maju babak final.
Menit 90
GOL untuk Uruguay. 3-2. Masih ada harapan untuk Uruguay? Gol berawal dari tendangan bebas.
Pertandingan ditambah tiga menit. Masih 3-1 untuk Belanda.
Menit 88
Robben diganti, dua menit menjelang babak kedua berakhir. Langsung disambut hangat oleh Bert van Marwijk.
Menit 85
Harusnya 4-1. Robben berlari cepat dengan bola di kaki dari sektor kiri pertahanan Uruguay. Kiper Uruguay bisa ambil bola...
Menit 83
Forlan diganti. Jelas ini bukan malam milik Forlan. Terlepas dari gol yang ia cetak, tak ada gerakan membahayakan dari kaki mantan pemain Manchester United ini. Forlan pasti alami cedera, sehingga ia harus diganti.
Menit 82
Masih 3-1 untuk Belanda. Belanda baru saja mendapatkan peluang, Robben gagal menendang bola di depan kiper Uruguay. Bila papan skor tak berubah, final Piala Dunia akan diisi oleh dua tim Eropa.
Menit 78
Dua belas menit sebelum peluit panjang. Uruguay harus melakukan perubahan dramatis untuk bisa membalikkan keadaan atau memaksakan pertandingan hingga ke babak perpanjangan waktu.
Menit 72
GOL. Belanda kembali cetak gol. 3-1. Gol dari Robben. Dua gol hanya dalam waktu beberapa menit. Van der Vaart mampu menyuntikkan energi baru bagi Belanda. Tiket ke final kini dalam genggaman Tim Oranye.
Menit 69
GOL. 2-1 untuk Belanda berkat gol Sneijder.
Menit 67
Van Persie menerima bola, disodorkan ke Van der Vaart. Bisa dihalau Uruguay, diterima Robben, tembak bola, belum bisa bobol gawang Uruguay.
Menit 66
Tendangan bebas Uruguay, diambil oleh Forlan di sektor kanan pertahanan Belanda. Tendangan lengkung Forlan bisa ditepis oleh Stekelenburg. Masih 1-1.
Menit 61
Masih 1-1. Wartawan BBC Vladimir Hernandez, "Uruguay memasang tiga pemain tengah bertipe bertahan. Sejauh ini mampu redam Robben."
Menit 58
Belanda mendapatkan tendangan sudut. Bisa dihalau Uruguay. Komentator BBC Graham Taylor, "Lumayan. Ada peningkatan permainan dari Belanda. Pertahanan Uruguay sementara itu masih kokoh."
Menit 54
Belanda mencoba menusuk pertahanan Uruguay dan beberapa pemain berkaos oranye berada di luar kotak penalti Uruguay. Bisa dipatahkan oleh Uruguay. Pembaca BBC BlueJ2, "Van Persie perlu pasokan bola. Dia bukan Forlan yang bisa bermain sendiri."
Menit 51
BBC 5 Live, "Kalau pertandingan masih seperti ini, sepertinya akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu." Ya, belum ada lagi serangan tajam...
Menit 46
Pergantian pemain di kubu Belanda. Rafael van der Vaart masuk menggantikan Demy de Zeeuw. Pemain bertipe bertahan diganti. Pelatih Bert van Marwijk jelas ingin para pemainnya lebih banyak maju ke depan.
Babak kedua dimulai. Akankah lebih seru dari babak pertama?
Komentator BBC Graham Taylor, "Belanda perlu mempertajam serangan. Van Persie harus diberi bola. Belanda bisa bermain jauh lebih baik."
Komentator BBC Chris Waddle, "Babak pertama berjalan biasa-biasa saja. Kalau Belanda ingin menang, mereka harus menaikkan tempo permainan."
Menit 45
Pertandingan babak pertama berakhir. 1-1 untuk Uruguay-Belanda. Secara umum pertandingan berjalan dengan tempo sedang. Tak ada umpan-umpan pendek yang cantik. Kedua gol sama-sama dicetak melalui tendangan dari luar kotak penalti.
Menit 40
GOL. Uruguay menyamakan kedudukan melalui Forlan. 1-1. Lagi-lagi melalui tendangan dari luar kotak penalti. Kiper Belanda terlambat mengantisipasi bola...
Menit 35
Uruguay aktif bermain di sektor pertahanan Belanda. Para pemain Belanda tidak bermain lepas dan mereka bermain dengan tempo sedang. Ini mungkin dimanfaatkan oleh Uruguay untuk mencoba menekan Belanda. Tak banyak pergerakan ditunjukkan oleh Tim Oranye. Belanda belum menunjukkan permainan terbaik. Apakah karena nervous?
Menit 32
Laporan Radio BBC 5 Live, "Banyak kursi kosong di Stadion di Cape Town padahal ini adalah laga semifinal. Atmosfirnya tidak seru..." Setengah jam berlalu, permainan kedua tim biasa-biasa saja. Belum ramai...
Menit 30
Belanda mencoba menakan Uruguay. Lagi-lagi Robben diandalkan untuk mendobrak pertahanan Uruguay. Robben terjatuh. Masih 1-0 untuk Uruguay.
Menit 26
Keributan di lapangan. Dipicu oleh tendangan salto pemain Uruguay yang secara tak sengaja mengenai wajah De Zeeuw.
Menit 17
GOL. 1-0 untuk Belanda melalui tendangan sang kapten Van Bronckhorst dari luar kotak penalti.
Komentator BBC Graham Taylor, "Kiper Uruguay lambat mengantisipasi tendangan Van Bronckhorst. Lihat ia tak cepat bergerak menghadang tendangan pemain Belanda." 
Menit 16
Komentator BBC Graham Taylor, "Seharusnya Belanda bermain lebih cepat dan memasok lebih banyak bola ke Van Persie."
Menit 14
Chris Bevan, wartawan BBC di stadion, "Belum seru, bahkan suara vuvuzela pun tak sekeras biasanya..." Setuju. Belum ada serangan yang benar-benar mengancam gawang Uruguay maupun Belanda.
Menit 10
Forlan mencoba memasuki pertahanan Belanda, sayang tak ada pemain yang membantunya.
Masih 0-0 dalam pertandingan pertama semifinal Piala Dunia 2010.wildsnooker, pembaca BBC mengatakan, "Urugay tampak fit dan bermain rapi. Bagaimana Belanda akan membongkar pertahanan Uruguay?"
Menit 3
Serangan pertama Belanda yang mengancam gawang Uruguay melalui Arjen Robben. Tendangan keras Dirk Kuyt melewati mistar gawang Uruguay.
Menit 1
Kick off. Belanda memainkan tempo tinggi, namun Uruguay terlihat tenang menghadapi Tim Oranye.
Lagu kebangsaan Uruguay dan Belanda sudah diperdengarkan. Hanya ada satu tim yang akan berlaga di final dan mereka akan menghadapi pemenang Jerman-Spanyol.
Bagi Uruguay ini adalah laga semifinal pertama dalam 40 tahun, sementara bagi Belanda ini adalah semifinal pertama dalam 12 tahun. Belanda lebih diunggulkan dan Uruguay berlaga sebagaiunder dog.



Uruguay Uruguay
Néstor Muslera Micol
0
0
6.5
Tidak bisa melakukan apa-apa untuk mencegah tiga gol Belanda, utamanya gol Van Bronckhorst.
Maximiliano Pereira
0
0
6.0
Secara konstan mengancam dari sayap, sempat memberi harapan kepada Uruguay lewat gol balasan.
Diego Godín
0
0
5.0
Yang diharapkan mengatasi ancaman pemain Belanda justru tampil tak terlalu bagus.
José Martín Cáceres
0
0
6.0
Jika bola bicycle kick-nya tidak menerpa muka De Zeeuw, cerita laga mungkin akan lain. Ia cukup bisa mengatasi Robben di babak pertama, tapi tidak di babak kedua.
Mauricio Victorino
0
0
6.0
Sedikit lebih baik dari Godin, meski kesulitan mengatasi kecepatan dan kecerdasan penyerang Belanda.
Diego Pérez
0
0
5.0
Kesulitan mengatasi penjagaan Van Bronckhorst.
Egidio Arévalo
0
0
5.0
Terlalu sering kehilangan bola di lapangan tengah, dan gagal memperbaiki diri.
Walter Gargano
0
0
5.5
Seperti Victorino, Gargano juga harus berjuang ekstra keras mengatasi lini tengah Belanda yang kreatif.
Alvaro Pereira
0
0
6.5
Bermain bagus di sayap kiri, tapi tidak bisa memanfaatkan bola dengan baik.
Edinson Cavani
Terburuk Pertandingan
0
0
6.5
Dialah instrumen penting terciptanya gol buatan Forlan. Dia menipu pemain belakang Belanda, yang membuat Forlan punya ruang.
Diego Forlán Corazo
0
0
7.5
Sekali lagi, Forlan tampil luar biasa. Ia tak tertekan, dan masih bisa mencetak gol.
• Pergantian
Sebastián Abreu
0
0
Tidak Tersedia
Terlalu singkat.
Sebastián Fernández
0
0
Tidak Tersedia
Terlalu singkat.
Belanda Belanda
Maarten Stekelenburg
0
0
6.5
Dia boleh mempersalahkan Jabulatani atas gol Forlan, tapi dia sebenarnya bisa menepis bola tembakan bintang Uruguay itu. Namun secara keseluruhan dia mampu mengatasi bola-bola silang berbahaya.
Khalid Boulahrouz
0
0
6.0
Melakukan tugasnya dengan baik di lini belakang, memberi kontribusi saat rekan-rekannya menyerang, dengan mengirim dua umpan silang berbahaya ke kotak penalti Uruguay.
John Heitinga
0
0
5.5
Defender Everton ini diperbodoh oleh tipuan Cavani, yang membuat Forlan memiliki ruang untuk menembak bola menjadi gol.
Joris Mathijsen
0
0
7.0
Memang belum memperlihatkan performa yang solid di lini belakang Belanda. Siapa pun tidak bisa lupa bagaimana dia kehilangan bola.
Giovanni van Bronckhorst
0
0
7.0
Tidak ada yang berharap left-back ini mencetak gol, bahkan salah satu gol terbaik di Piala Dunia.
Mark van Bommel
Terbaik Pertandingan
0
0
6.5
Performanya cukup mengesankan yang membuat lini tengah aman. Ia sering memenangkan perebutan bola, dan punya beberapa kesempatan menembak ke arah gawang.
Demy de Zeeuw
0
0
5.5
Bola bicycle kick Caceres menerpa wajahnya. Ia kesulitan bermain karena kepusingan. Di babak kedua Bert van Marwijk harus menariknya.
Arjen Robben
0
0
7.5
Ia meneror lini belakang Uruguay, tapi kesulitan melepas tembakan. Ketika bergeser ke tengah, ia mencetak gol ketiga Belanda dengan tandukan.
Wesley Sneijder
0
0
8.0
Mesin Belanda ini makin panas. Ia mencetak gol lagi, yang membuat Belanda memimpin kali kedua.
Dirk Kuyt
0
0
7.5
Memiliki kesempatan emas untuk membuat Belanda memimpin lebih awal, tapi tembakannya menerpa mistar. Ia bermain efektif.
Robin Van Persie
0
0
6.0
Sekali lagi ia tampil mengecewakan, tapi cukup disegani lawan.
• Pergantian
Rafael Van der Vaart
0
0
6.0
Dimasukkan sebagai pengganti De Zeeuw, tapi tak banyak memberi kontribusi.
Eljero Elia
0
0
Tidak Tersedia
Terlalu singkat bermain.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger