Home » » Spanyol akan hadapi Jerman di semifinal (Spa 1-0 Par)

Spanyol akan hadapi Jerman di semifinal (Spa 1-0 Par)

Written By Haris Ahmad on Sunday, July 4, 2010 | 12:32 PM

spanyol
Spanyol, seperti sudah diperkirakan, maju ke semifinal Piala Dunia setelah di babak perempat final menyingkirkan Paraguay 1-0.
Gol tunggal Spanyol dicetak oleh David Villa di menit ke-82.
Andres Iniesta, yang tidak kenal lelah mengobrak-abrik pertahanan Paraguay, melewati dua pemain dan mengirim umpan silang ke Pedro.
Tendangan keras Pedro mengenai tiang gawang, namun Villa yang berdiri di sisi kanan bisa mengantisipasi arah bola, dan menyambar si kulit bundar ke gawang.
Sebelum menggoyang gawang Paraguay, bola sempat menghantam tiang gawang.
Sebelumnya terjadi drama ketika wasit memberi hadiah tendangan penalti untuk Paraguay, menyusul pelanggaran yang dilakukan Pique.
Kami menonton pertandingan Jerman dan mereka adalah salah satu tim terbaik di turnamen ini. Tapi kami siap menghadapi mereka
Cesc Fabregas
Oscar Cardozo yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal mencetak gol untuk Paraguay setelah bola bisa diselamatkan oleh kiper Spanyol Iker Casillas.
Satu menit kemudian Spanyol mendapatkan hadiah penalti karena Antolin Alcaraz menjatuhkan Villa. Xabi Alonso dengan tenang bisa memasukkan bola, namun wasit meminta tendangan diulang.
Tendangan kedua Alonso bisa ditepis oleh kiper Paraguay Justo Villar.
Hingga 10 menit menjelang babak kedua berakhir, kedua tim masih bermain imbang 0-0.
Namun kesabaran Spanyol membuahkan hasil dengan gol Villa, delapan menit sebelum peluit panjang.
Di babak semifinal Spanyol, juara Piala Eropa 2008, akan menghadapi Jerman yang secara meyakinkan menggilas Argentina 4-0.
Mengomentari laga ini, pemain tengah Spanyol Cesc Fabregas mengatakan, "Kami menonton pertandingan Jerman dan mereka adalah salah satu tim terbaik di turnamen ini. Tapi kami siap menghadapi mereka."

martino
Pelatih tim nasional Paraguay Gerardo Martino menekankan timnya merupakan ancaman bagi Spanyol menjelang perebutan tempat di semifinal Sabtu.
Paraguay menundukkan Jepang dalam adu penalti untuk melaju ke babak delapan besar dan akan berhadapan dengan juara Piala Eropa, Spanyol. Sejauh ini, Paraguay hanya mencetak tiga gol di Piala Dunia.
Keberhasilan Paraguay adalah berkat pertahanan yang disiplin dan anak asuh Martino itu hanya kebobolan satu gol sejauh ini.
Sementara itu pelatih tim nasional Spanyol, Vincente del Bosque, mengatakan dia tetap mendukung Fernando Torres menjelang pertandingan perempat final melawan Paraguay.
Torres belum mencetak gol dalam empat pertandingan Spanyol di Piala Dunia namun Del Bosque tetap akan menurunkan Torres hari Sabtu.
Del Bosque diperkirakan tetap akan menurunkan tim yang sama dalam tiga pertandingan terakhir.
"Striker kami adalah Fernando Torres," kata Del Bosque. "Kami percaya penuh padanya."
Setelah kesulitan dalam pertandingan 16 besar melawan Portugal, Del Bosque mengganti Torres dengan penyerang Atletic Bilbao, Fernando Llorente.
Spanyol telah empat kali berlaga dalam partai perempat final Piala Dunia, namun kalah dalam tahap pertandingan itu.
Tim asuhan Del Bosque ini difavoritkan untuk melaju ke semifinal namun selalu kalah dalam empat kali laga di perempat final Piala Dunia.
Striker kami adalah Fernando Torres. Kami percaya sepenuhnya
Vicente Del Bosque
"Spanyol telah menghadapi pelajaran dalam Piala Dunia dan Eropa," kata pemain tengah Cesc Fabregas. "Apa pun bisa terjadi, seperti yang kita saksikan pada Brasil."
Paraguay kemungkinan akan menurunkan lagi Victor Caceres yang tidak diturunkan melawan Jepang karena kena larangan bermain.
Bila ia diturunkan, kemungkinan akan mengganti tempat Nestor Ortigoza.
Paraguay meraih kemerdekaan dari Spanyol pada tahun 1811.
Setelah 199 tahun berlalu, Paraguay kembali harus mengalahkan Spanyol.
Anak asuh Gerardo Martino ini untuk pertama kali melaju ke perempat final Piala Dunia namun harus berusaha keras mengatasi Spanyol yang memiliki pemain-pemain besar.
Pemain andalan Paraguay, Salvador Cabanas, tidak ikut dalam Piala Dunia setelah tertembak di kepalanya bulan Januari lalu.
Agennya mengatakan Cabanas, yang dianggap sebagai pemberi inspirasi rekan satu timnya, akan menyaksikan pertandingan perempat final ini dari rumah sakit di dekat Buenos Aries.
Namun tidak hanya striker Paraguay yang belum menunjukkan kemampuan dalam mencetak gol.
Fernando Torres juga belum menyarangkan gol di Piala Dunia Afrika Selatan ini.
Tetapi Spanyol dapat mengandalkan David Villa yang telah menunjukkan permainan gemilangnya dan diperkirakan dapat meraih hadiah Golden Boot.
Permainan solid Spanyol ditambah dengan kedisiplinan pemain membantu Spanyol pulih dari kekalahan mengejutkan melawan Swiss dalam pertandingan pembuka.
Paraguay dan Spanyol baru bertemu tiga kali, dan dua diantaranya dalam pertandingan antargrup Piala Dunia.
Pertandingan berakhir tanpa gol 0-0 tahun 1998 dan Spanyol menang 3-1 empat tahun kemudian.
Pertandingan lain adalah laga persabatan, juga pada tahun 2002.

Paraguay Paraguay
Justo Villar
0
0
6.5
Menyelamatkan tembakan penalti Alonso. Piawai menghalau bola-bola atas, yang sempat menjadi kelemahannya.
Darío Anastacio Verón
0
0
5.5
Cepat bermain di kanan, dan punya umpan bagus. Sering menguji Capdevilla dengan mengajaknya berlari.
Antolín Alcaraz
0
0
6.0
Mengontrol Torres dengan baik. Sialnya dialah penyebab Spanyol mendapat penalti.
Paulo Cesar Da Silva
0
0
4.0
Kesulitan mengatasi David Villa. Tuganya makin sulit lagi tatkala Villa bergerak ke tengah. Ia tak mampu mengatasi striker cerdik itu.
Claudio Morel
0
0
3.5
Paling sering memainkan umpan panjang ke kotak penalti lawan. Tindakan yang tak efektif.
Cristian Miguel Riveros
0
0
6.5
Dialah orang yang membuat Valdez bebas berkali-kali. Umpannya memperlihatkan dia punya visi bermain yang bagus.
Víctor Javier Cáceres
0
0
7.0
Bermain bagus bersama Oscar Cardozo, sering mengumpan ke striker, dan mampu berlari dengan baik ke dalam kotak penalti.
Edgar Osvaldo Barreto
0
0
4.0
Tidak pernah sungguh-sungguh memperlihatkan kekuatan menyerangnya, layak diganti di babak kedua.
Nelson Antonio Haedo Valdéz
0
0
7.0
Penyerang terbaik Paraguay. Ia membuat Puyol kelabakan, dan sering harus dihentikan oleh dua defender Spanyol.
Jonathan Santana
0
0
5.0
Cukup baik mengatasi Iniesta dan Xavi, tapi sering kelelahan. Akibatnya, Spanyol sering menemukan banyak ruang di lapangan tengah.
Oscar Cardozo
0
0
3.0
Gagal menembak penalti. Ia kesulitan mengimbangi Valdez, yang bermain dengan energi penuh.
• Pergantian
Enrique Daniel Vera
0
0
5.0
Jarang tepat waktu untuk memotong bola.
Lucas Ramón Barrios
0
0
5.0
Punya dua kesempatan menembak meski hanya bermain sepuluh menit.
Roque Santa Cruz
0
0
4.0
Membuat peluang kesempatan emas terakhir.
Spanyol Spanyol
Iker Casillas
0
0
7.0
Melakukan penyelamatan tembakan penalti, dan menggagalkan peluang Santa Cruz di menit terakhir.
Sergio Ramos
0
0
6.5
Membantu Puyol mengatasi Valdez dengan baik. Sering naik, dan mengancam pertahanan lawan, serta mengirim umpan silang.
Gerard Piqué
0
0
7.5
Tampil luar biasa di jantung pertahanan. Ia banyak memblok tembakan lawan.
Puyol
0
0
3.0
Kesulitan menghadapi kecepatan Valdez. Dua kali tak berada di posisinya. Beruntung rekan-rekannya mengatasi kesulitannya.
Capdevila
0
0
6.0
Buruk saat bergerak ke depan, tapi tacklingnya jarang gagal, dan mampu menghentikan umpan silang lawan.
Andrés Iniesta
0
0
6.5
Pemain paling tak disukai lini tengah Paraguay, yang membuatnya sering dikeroyok. Namun ia masih sempat melakukan terobosan memberikan umpan ke Pedro.
Busquets
0
0
5.5
Kontrol bola yang bagus membuat Spanyol memainkan ball pessession dengan baik.
Xabi Alonso
0
0
3.0
Beberapa kali keliru umpan, kesulitan menguasai bola. Gagal mengeksekusi penalti. Ia bermain tidak dengan karakterisktiknya.
Xavi
0
0
5.0
Mengatasi kesulitan Iniesta dengan baik. Bermitra dengan Busquets dan Villa, naik dan turun, silih berganti.
David Villa Sánchez
Terbaik Pertandingan
0
0
7.0
Satu-satunya yang secara konstan membuat ancaman bagi Paraguay. Ia membuat Spanyol mendapat penalti yang gagal dieksekusi Alonso. Ia pula penentu kemenangan Spanyol.
Fernando Torres
Terburuk Pertandingan
0
0
3.0
Ia mulai memperlihatkan tanda-tanda akan kembali ke performa terbaik, tapi secara keseluruhan mengecewakan.
• Pergantian
Cesc Fàbregas
0
0
7.0
Spanyol terlihat lebih mengancam setelah Fabregas masuk. Ia menciptakan ruang bagi dirinya.
Pedro
0
0
6.0
Pemain pengganti terbaik. Punya kesempatan mencetak gol, tapi bolanya terkena mistar.
Marchena
0
0
Tidak Tersedia
Tak punya waktu memperlihatkan kontribusinya.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger