Home » » Kejutan, Swiss Pecundangi Spanyol (1-0)

Kejutan, Swiss Pecundangi Spanyol (1-0)

Written By Haris Ahmad on Thursday, June 17, 2010 | 10:34 AM

Gelson Fernandes

Kejutan kembali mewarnai pagelaran Piala Dunia 2010 setelah Swiss diluar dugaan mampu menjinakkan tim bertabur bintang, Spanyol, dengan skor tipis 1-0 dalam laga Grup H di Stadion Moses Mabhida, Durban.

Pahlawan kemenangan Swiss pantas disematkan kepada Gelson Fernandes. Pemain ini mampu memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Spanyol ketika menyambar bola liar saat babak kedua berjalan tujuh menit.

Sebaliknya, kekalahan ini sangat mengecewakan bagi Spanyol, mengingat mereka diunggulkan memenangi laga. Ini menjadi kekalahan pertama Spanyol dari 12 laga mereka. Terakhir kali Spanyol menelan kekalahan pada 24 Juni 2009 di Piala Konfederasi usai ditekuk Amerika Serikat 2-0.

Dalam pertandingan ini, Spanyol tidak menurunkan ujung tombak andalannya sebagai starter, karena masih bermasalah dengan cederanya. Tim Matador mengandalkan duo David, Villa dan Silva, di barisan depan.

Sebaliknya, seperti tim non-unggulan lainnya di Piala Dunia kali ini, Swiss menerapkan permainan bertahan. Skema yang diterapkan pelatih Ottmar Hitzfeld ini berjalan efektif, karena Spanyol kesulitan untuk menembus pertahanan Swiss.

Praktis babak pertama dikuasai matador Spanyol. Swiss tidak mempunyai kesempatan untuk mendekati gawang Iker Casillas. Laga pun berjalan separuh lapangan, akibat minimnya kreasi serangan dari kubu Swiss.

Penjaga gawang Swiss Diego Benaglio tercatat dua kali melakukan penyelamatan gemilang. Benaglio mematahkan peluang yang didapat Gerard Pique usai menerima umpan dari Andres Iniesta pada menit ke-24.

Swiss sempat mendapatkan peluang dua menit setelah peluang Pique. Namun tendangan bebas Reto Ziegler masih bisa diamankan Casillas.

Menjelang babak pertama usai, Villa berhasil menerobos pertahanan Swiss. Kembali Spanyol membuang peluang, karena umpan Villa tidak ada yang menyambut, dan hanya jatuh di daerah kosong. Hingga 45 menit pertama usai, skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Di babak kedua, Spanyol tetap melakukan tekanan ke pertahanan Swiss. Namun tim Matador justru dikejutkan serangan balik Swiss yang berbuah gol di gawang Casillas pada menit ke-52.

Berawal dari penetrasi Fernandes, pemain depan Swiss ini melepaskan tendangan, namun masih membentur Casillas. Fernandes kembali menyambar bola liar di depan gawang Spanyol untuk membawa Swiss unggul.

Tertinggal satu gol memaksa pelatih Spanyol Vicente Del Bosque memasukkan dua pemain sekaligus pada menit ke-62, yakni Torres dan Jesus Navas, serta menarik keluar Villa dan Busquets. Hasilnya, serangan Spanyol lebih variatif.

Serangan sporadis dilakukan Spanyol untuk mengejar ketertinggalan. Spanyol nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-70, namun tendangan keras Xabi Alonso masih membentur pojok kanan atas mistar Benaglio.

Keasyikan menyerang membuat Spanyol melupakan pertahanan. Nyaris gawang Casillas bobol untuk kedua kalinya pada menit ke-76. Berawal dari kerja sama Blasi N'Kufo dan Eren Derdiyok, pertahanan Spanyol harus jatuh bangun.

Derdiyok berhasil mengecoh dua pemain belakang Spanyol, namun sontekannya masih membentur tiang gawang. Bola liar kembali coba disambar Derdiyok, tapi tendangannya masih membentur pemain La Furia Roja.

Upaya Spanyol untuk mengejar ketertinggalan tersendat, setelah Iniesta harus ditarik keluar, karena mendapat cedera pada menit ke-78. Pedro dimasukkan untuk menambah daya dobrak Matador.

Sepuluh menit menjelang laga berakhir, Spanyol semakin meningkatkan serangan. Namun usaha mereka kandas di pertahanan rapat Swiss. Hingga pertandingan usai, Swiss mampu mempertahankan gol tunggal kemenangan mereka.

Kekalahan ini menyebabkan Spanyol semakin sulit untuk menjadi juara dunia. Pasalnya, selama Piala Dunia bergulir, belum ada satu pun tim yang menelan kekalahan di laga pertama tampil sebagai juara.



SPANYOL

Casillas: 6 – Tidak terlalu bekerja keras, dan tidak bisa disalahkan atas terjadinya gol Swiss. Kendati demikian, keputusannya menghadang Derdiyok dengan kaki patut dipertanyakan.

Sergio Ramos: 7 – Bermain bagus dan penuh antusias merupakan nilai tersendiri bagi Ramos. Kendati berposisi sebagai pemain belakang, Ramos juga sering membantu serangan. Namun perannya di babak kedua menurun dibandingkan babak pertama.

Pique: 6,5 – Tampil tenang sepanjang babak pertama, tapi tidak di 45 menit kedua. Sempat menghadirkan ancaman di depan gawang Swiss. Namun kecemerlangan Bengalio mementahkan peluang emas yang didapat.


Puyol: 6 – Pantas disalahkan atas terjadinya gol Swiss. Terlambat menutup ruang gerak Nkufo, sehingga menghadirkan bahaya di pertahanan Spanyol. Kesulitan menghadang laju dua pemain depan Swiss.

Capdevila: 6 – Bek Villarreal ini tampil tidak mengesankan. Sering salah menempati posisi, dan terlalu jauh dengan pemain belakang lainnya.

Xabi Alonso: 7,5 – Salah satu pemain Spanyol yang cemerlang di laga ini. Berperan sebagai playmaker, dan mampu mengendalikan permainan. Nyaris mencetak gol, namun tendangannya membentur mistar gawang.

Busquets: 6 – Jangkar di sektor tengah Spanyol. Tidak terlalu sering membantu serangan. Terpaksa diganti di babak kedua, karena Spanyol membutuhkan pemain berkarakter menyerang.

David Silva: 5,5 – Beroperasi di barisan depan untuk mengantikan peran Torres. Sekali memberikan umpan matang, tapi lebih sering kehilangan posisi. Tidak efektif di barisan depan.

Xavi: 6,5 – Performa Xavi kurang bersinar, karena mendapat tekanan luar biasa dari pemain Swiss. Sejumlah umpannya tidak bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh barisan depan Spanyol.

Iniesta: 7,5 – sangat aktif melakukan serangan hingga jantung pertahanan lawan. Menjadi ancaman serius bagi pemain Swiss, sehingga sering diincar. Terpaksa ditarik keluar pada pertengahan babak kedua karena cedera.

Villa: 6,5 – Sulit mendapatkan peluang di babak pertama. Sempat menghadirkan ancaman serius di pertahanan Swiss menjelang babak pertama usai. Namun, sulit lepas dari kawalan pemain belakang di babak kedua.

Pemain Pengganti

Torres: 6 – Dimasukkan pada babak kedua untuk membantu daya dobrak Spanyol. Berhasil meningkatkan daya serang tim Matador. Mampu memberikan ancaman di awal penampilannya.

Jesus Navas: 7,5 – Tidak percuma diberikan kepercayaan oleh Del Bosque. Menghadirkan ancaman serius di sektor kiri pertahanan Swiss, dan membuat Ziegler kerepotan.

Pedro: N/A – Hanya bermain sepuluh menit.

Swiss

Benaglio: 8 – Memperlihatkan performa luar biasa di garis pertahanan terakhir Swiss. Beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang. Mudah membaca umpan silang lawan, dan refleknya sangat bagus.

Lichtsteiner: 7,5 – Mendapat julukan Forest Gump dari rekan satu timnya, karena ia senang berlari. Sukses mengamankan sektor kanan pertahanan Swiss dari serbuan pemain Spanyol.

Senderos: 7 – Performa Senderos tidak mengecewakan di laga ini. Berani melakukan adu fisik dengan pemain Spanyol memanfaatkan postur tubuhnya. Terpaksa tidak menyelesaikan pertandingan karena cedera kaki.

Grichting: 8,5 – Salah satu tembok kokoh Swiss di laha ini. Tampil mengesankan di babak kedua, sehingga membuat barisan penyerang Spanyol frustrasi melewati bek Auxerre ini.

Ziegler: 6,5 – Satu-satunya peluang yang didapat Swiss di babak pertama didapat melalui tendangan bebas Ziegler. Namun sering keteteran ketika bertemu Jesus Navas.

Inler: 7 – Sempat limbung di awal babak pertama, namun bisa memperbaikinya seiring laga berjalan. Mampu menutup operan datar pemain lawan.

Gelson Fernandes: 7 – Gol yang dilesakkannya ke gawang Casillas telah memberikan Swiss awal yang manis. Gelandang serang ini juga mampu berperan sebagai pemain bertahan saat dibutuhkan.

Huggel: 7- Pemain ini bahkan memiliki naluri bertahan lebih tinggi dari Fernandes. Lebih sering memperkuat barisan pertahanan dibandingkan melakukan serangan. Tak membuat kesalahan yang membahayakan di barisan belakang.

Barnetta: 7 – Tuntutan bermain bertahan membuat Barnetta jarang melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan. Kendati demikian, membuat repot Spanyol ketika sedang membantu serangan.

Nkufo: 7 – Menghadirkan masalah di barisan pertahanan Spanyol. Mengawali terjadinya gol Spanyol. Striker veteran itu setia menunggu bola di sektor depan Swiss.

Derdiyok: 7,5 – Walau bukan penampilan yang bagus dari Derdiyok, tapi tetap memberikan warna di permainan Swiss. Nyaris mencetak gol, bila tendangannya tidak membentur mistar gawang.

Pemain Pengganti

Von Bergen: 7,5 – Penampilannya tidak mengecewakan ketika masuk menggantikan Senderos yang cedera. Langsung menyatu dengan barisan pertahanan, sehingga kekokohan tembok belakang tetap terjaga.

Yakin: N/A – Hanya tampil 11 menit menjelang laga usai. Walau begitu, sempat merepotkan pertahanan Spanyol.

Eggimann: N/A – Dimasukkan hanya untuk mengulur waktu.
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger