Monday, June 14, 2010

Proses pencernaan : Beginilah makanan dicerna

Proses pencernaan makanan dan masalah penting lainnya dalam pencernaan…








Pencernaan makanan adalah proses biokimia yang bertujuan mengolah makanan yang dimakan menjadi zat-zat yang mudah diserap oleh selaput-selaput lendir usus, bila zat-zat tersebut dibutuhkan.
Proses tersebut terbagi ke dalam 4 bagian, yakni:




1. Proses pengunyahan
Proses ini berlangsung di dalam mulut, pada saat tahap ini makanan dicampur dengan ludah sedemikian rupa sampai menjadi bolus.


2. Proses penelanan
Proses penelanan terdiri dari 3 fase, yaitu:
a. Fase I penelanan (menurut Magendi)
Fase ini dimulai dengan gerakan bolus dari mulut ke dalam faring, yang dibantu oleh gerakan lidah ke atas, disertai gerakan penekanan dan pendorongan.
Fase ini berlangsung selama 0,3 detik.

b. Fase II penelanan
Bolus masuk ke dalam esofagus (kerongkongan) melalui faring secara reflektoris, karena rangsangan;
Fase ini berjalan selama 1 detik.

c. Fase III penelanan
Terjadi dalam esophagus, dan berjalan lebih lambat dari fase lainnya. Setelah makanan di dalam esophagus, maka akan terjadi gelombang peristaltik, yang terdiri atas 2 gelombang yaitu:
- Gelombang 1: Mulai dari atas, di bawah sphincter superior dan berjalan langsung ke kardia.
Gelombang ini merupakan tenaga utama untuk mendorong makanan masuk ke dalam lambung
- Gelombang 2: Mulai timbul setinggi arcus aorta, dan biasanya lebih lemah dari gelombang peristaltik pertama.
Terjadinya gelombang ini terbagi dalam dua hal yakni proses menelan dan juga adanya penggelembungan atau distensi esophagus
Makanan padat sampai di bagian bawah esofagus memakan waktu ±5 detik, sedangkan makanan cair ±1 detik dengan atau tanpa peristaltik.
Di atas sphincter esofagus, bolus akan tertahan sebentar.
Oleh karena adanya peristaltik dari esophagus yang normal, sphincter dan vestibulum akan mengendur dan makanan masuk ke lambung.



3. Proses Pencairan dan Pencernaan
Di mulut, selain mengalami proses pengunyahan, makanan juga mengalami proses pencairan.
Pencairan makanan di dalam mulut dibantu oleh pengeluaran saliva (ludah) ±1.500 cc/hari.
Di dalam saliva terdapat beberapa enzim, di antaranya:
a. Ptialin: menguraikan glikogen menjadi maltose
b. Lisozyme: membunuh bakteri
c. Mukoprotein: melicinkan saliva
Di lambung, bolus diaduk-aduk agar bercampur dengan getah lambung dan juga mengalami fase sekretoris yang dibagi atas 2 periode, yaitu:
- Periode I: Sekresi Indigestive

Dibagi atas
• Sekresi terus-menerus
Walaupun makanan tidak ada, lambung terus mensekresi getah lambung
Hal ini dibuktikan selama 40 hari puasa dan juga setelah vagotomi
• Sekresi emotogenik
Karena emosi, misal marah, sedih, sakit hati, dll.

- Periode II: Sekresi digestive
Dibagi atas
• Fase sefalik
Aksi vagal langsung pada kelenjar penghasil asam pada lambung
Aksi indirek pada pengeluaran hormon gastrin dari antara mukosa
• Fase gastrik
Dimulai ketika makanan masuk ke dalam lambung dan berakhir 3-4 jam kemudian.
• Fase Intestinal
Walaupun bolus sudah memasuki usus halus, sekresi getah lambung terus berjalan selama 1-3 jam.

Selain periode tersebut ada juga periode:
- Sekresi getah pancreas
- Sekresi empedu
- Sekresi getah usus halus



4. Proses Penyerapan
Proses penyerapan makanan dapat terjadi secara pasif maupun aktif.
a. Pasif
Terjadi karena difusi akibat perbedaan kepekatan zat-zat makanan
b. Aktif
Terjadi terutama di duodenum dan bagian atas jejunum
Sementara itu di kolon juga terjadi penyerapan air dan mineral yang lepas dari absorbsi usus halus.
Absorbsi terutama terjadi di kolon asenden dan kolon transversum.
Selain itu terjadi juga sekresi dan ekskresi bahan makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh seperti selulosa, sebagian jenis lemak, sebagian jenis protein, dll.

Pada akhirnya zat-zat tersebut berubah menjadi feses yang akan dibuang setelah ada stimulus pada rectum.



Adapun masalah-masalah pencernaan yang sering dialami oleh masyarakat pada umumnya adalah:
1. Sakit gigi
Hal ini mengakibatkan penderita sulit untuk makan, bahkan cenderung marah-marah.
Bisa diatasi dengan rajin menggosok gigi 2 kali sehari, terutama malam hari sebelum tidur.
2. Sakit atau sulit menelan
Ini biasa disebabkan oleh infeksi.
Perlu diketahui bahwa penyakit infeksi masih menjadi masalah yang serius terkait dengan kebersihan diri dan lingkungan.
3. Mual dan muntah serta diare
Bila mual dan muntah disebabkan oleh makanan, maka hentikan segera makanan maupun minuman tersebut.
Penderita yang sedang muntah sebaiknya tidak diberi makan dulu, dan sebaiknya diberikan oralit untuk mencegah dehidrasi pada muntah dan diare.
4. Sakit perut
Kebanyakan diakibatkan oleh peningkatan asam lambung, walaupun tidak jarang sering disebabkan oleh berbagai macam hal. Cara terbaik untuk mengatasi peningkatan asam lambung adalah makan secara teratur.
5. Susah BAB
Kebanyakan disebabkan oleh kurangnya serat pada makanan.
Adapun makanan yang mengandung serat adalah sayur-sayuran dan buah-buahan.


Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik