Home » » Belajar deteksi kerusakan PC sendiri

Belajar deteksi kerusakan PC sendiri

Written By Haris Ahmad on Thursday, October 7, 2010 | 10:39 AM

Sebelumnya saya coba informasikan, kerusakan PC itu terbagi 2; software dan harware.
Sebelum memastikan kerusakaannya terjadi di hardware sebaiknya di cek dulu softwarenya, dalam hal ini Operating Systemnya.
Untuk kerusakan software silahkan agan ke maen ke forum software, disini saya hanya coba bahas kerusakan hardware saja.
Adapun bagian2 pc terbagi menjadi 2 yaitu:

Main peripheral
  • PSU (Power Suply Unit)
  • Mainboard/Motherboard
  • Prossesor
  • Memory
  • VGA (dibeberapa mainboard,khususnya mobo server ini masuk kategori additional)
Additional Peripheral
  • Hardisk
  • Soundcard
  • 3D card
  • Optical Drive
  • Modem internal
  • LAN card
  • USB
Pendeteksian dasar kerusakan PC dapat kita lakukan dengan mendeteksi kerusakan pada main peripheral terlebih dahulu.
Sedangkan untuk kerusakan Additional peripheral bisa di deteksi melalui software maupun di BIOS.

Mendeteksi kerusakan PSU
Quote:
PSU adalah bagian terpenting sebuah PC.
Langkah pertama memdeteksi kerusakan PSU adalah dengan melihat kinerja PSU itu sendiri.
Jika PC didalam perjalannya tiba2 restart tanpa ada error code dari OS(di wendos biasanya BSOD), hardisk sering tidak terdeteksi padahal sudah ganti kabel data dan di tes di pc lain normal.
Dan gejala terakhir adalah mati sama sekali.
Penyebabnya kerusakan PSU biasanya dari faktor external, tidak stabilnya tegangan listrik dan tidak di imbangin dengan menggunakan Stabilizer unit, atau memang kualitas PSU itu sendiri yang memang kurang baik.
Dan biasanya untuk PSU bawaan case kelas ekonomi/murahan (like e-case, e-tech, dll ) masa pakai amannya untuk pemakaian rutin tidak lebih dari 1 tahun.
Mendeteksi kerusakan Prosesor
Quote:
Prosesor yang dalam keadaan sehat wal-afiat tentunya tidak akan terbebani oleh proses POST dari BIOS, sehingga bisa dibilang kerja prosesor pada saat POST bisa dibilang tidaklah berat. sehingga tidak menghasilkan panas yang berlebih, seperti misal sudah menjalankan OS atau program lain.
Jika pada saat awal PC dihidupkan (masih di proses BIOS/pada menit-menit awal PC dihidupkan) tapi suhu prosesor sudah cukup panas untuk kita pegang, bisa dipastikan Prosesornya jebol atau rusak. Untuk memastikan Rusak atau tidaknya prosesor tersebut bisa di coba di PC lain yang normal.
Mendeteksi Kerusakan Mainboard
Quote:
Untuk mendeteksi kerusakan Mainboard, langkah awal adalah memperhatikan bentuk fisik dari mobo itu sendiri. Apakah ada bekas2 terbakar di mobo(bisa dilihat di kedua sisi mobo), apakah ada Elco yang gendut/bunting/pecah.
Jika dalam pemeriksaan awal ada bekas kebakar pada mobo silahkan di konsultasikan pada tempat service mainboard terdekat, atau jika tampak ada Elco yang bunting/pecah bisa agan ganti dengan elco yang sama farad maupun voltasenya, atau kalau agan ga mau repot langsung ke tempat service mainbooard aja.
Mengingat elco yang digunakan di mainboard itu jarang ada di jual di toko part elektronik (karena elco yang dipakai mobo voltasenya biasanya 6.2 volt) bisa di kanibal dari mobo yang sudah benar2 mati.
Namun apa bila ternyata mobo tidak ada tanda2 bekas terbakar dan elco juga tidak ada yang terlihat bunting atau pecah, pemeriksaan bisa dilanjutkan pada komponen regulator/mosfet pada mobo,pemeriksaan mosfet ini menggunakan multitester.
Adapun letak mosfet pada tiap mobo tidaklah selalu sama, namun umumnya lada di dekat soket prosesor atau dekat konektor atx di mobo bentuknya seperti transistor; berkaki tiga namun ada juga yang kaki tengahnya sengaja diputus. untuk langkah2 pemeriksaan mosfet bisa agan liat disini
sama seperti halnya elco, jika mosfetnya rusak bisa diganti dengan mosfet yang sama.

Namun apabila pada pemeriksaan awal semua normal (tidak ada bekas kebakar, elco ga ada yg bunting, mosfet juga normal) bisa dilanjutkan dengan memeriksa keadaan chipset baik SB maupun NB.
Dalam pemeriksaan chipset ini PC dalam keadaan hidup/teraliri listrik. Adapun pemeriksaan chipset ini hanya mengecek suhu pada chipset tersebut.
Apabila chipset tersebut terasa cukup panas (dengan cara memegang cipsetnya) bisa dipastikan cipset tersebut jebol, mau tidak mau harus ganti mobo karena kebanyakan mobo yang beredar sekarang cipsetnya langsung menempel/dilem, sehingga tidak memungkinkan mengganti cipset tersebut.
Spoiler for elco


Spoiler for mosfet

selanjutnya untuk mengetahui kerusakan memori dan VGA bisa diketahui dengan memperhatikan beepcode dari BIOS.




Quote:
Sedikit tips mengatasi kerusakan VGA
Bila tampilan layar pada saat booting/POST bios normal, namun pada saat saat loading OS/Startup tampilan pada monitor pecah, dan masuk ke safe mode OS juga pecah bisa dipastikan GPU VGA Card tersebut rusak. solusi awal, coba ganti heatsink dan fan dengan yang lebih baik, tapi biasanya tidak bertahan lama sih.. 
Dan untuk VGA mati total(tidak ada tampilan sama sekali/beep code bios memasikan VGA tsb mati) bisa di coba penyelamatan sebagaimana pada mobo, dengan memeriksa elco dan transistornya.
Quote:
Untuk pemeriksaan awal pada Hardisk bisa menggunakan software MHDD atau VICTORIA sudah ada di CD Hirens kok.
Mengenai tutorial pemeriksaan HD maupun penyelamatan HD, silahkan di search, sudah ada tutorialnya di forum ini tapi saya lupa linknya.
Quote:
Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar disini walaupun hanya "Hay". Kami akan menghargai komentar anda. Anda berkomentar saya akan berkunjung balik

 
Support : Aris Decoration | Galaxy Young
Copyright © 2014. All in here - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger